Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Pangkas TKD, Reputasi Kepala Daerah Kurang Bagus!

alasan menkeu purbaya pangkas TKD. Pajak E-Commerce
enteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (YouTube)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara soal alasan mengeluarkan kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD).

Ia menyebut, alasannya lantran reputasi sebagian kepala daerah yang dianggap kurang baik oleh pemerintah pusat.

“Saya kan pemerintahan baru. Image mereka kurang bagus di mata pemimpin di atas, kelihatannya,” kata Purbaya kepada awak media di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Purbaya menjelaskan, pemangkasan dana TKD dilakukan karena banyak anggaran daerah yang tidak terealisasi sesuai program. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan mengambil langkah evaluatif untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Baca Juga:

Gubernur Se-Indonesia Gruduk Menkeu Purbaya, Protes Dana Transfer Daerah Dipotong!

Airlangga Ungkap Dana Rp200 T Purbaya Bikin Bank Panas Dingin

Sebelumnya, APPSI bertemu dengan Menkeu Purbaya di kantor Kemenkeu pada Selasa (7/10/2025), untuk membahas solusi atas kebijakan pemangkasan TKD.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, pemangkasan TKD memberatkan daerah karena beban gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan kebutuhan infrastruktur masih tinggi.

Ia menjelaskan, dana yang dialihkan ke kementerian dan lembaga pusat tersebut memang akan kembali ke daerah, tetapi mekanismenya belum jelas.

“Mudah-mudahan Pak Menteri Keuangan bisa mencari solusi terbaik,” ujar Sherly.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara