Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan keprihatinannya setelah wilayah Bojongloa Kaler masuk dalam daftar daerah dengan tingkat kasus judi online (judol) tertinggi di Indonesia.

Menurutnya, fenomena tersebut menjadi tantangan baru yang harus ditangani secara serius melalui pendekatan sosial, edukasi, dan penguatan ketahanan keluarga.

“Saya sangat prihatin. Minggu ini Bojongloa Kaler menjadi perhatian khusus pemerintah. Camatnya pasti saya panggil karena wilayah itu sedang menjadi perhatian,” ujar Farhan usai memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (20/7/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data dan hasil pemetaan yang diterimanya, mayoritas korban judi online berasal dari kelompok masyarakat menengah ke bawah. Kondisi tersebut kemudian memicu persoalan lain, yakni meningkatnya penggunaan pinjaman online (pinjol) untuk memenuhi kebutuhan berjudi.

Menurut Farhan, keterkaitan antara judi online dan pinjaman online menjadi ancaman baru yang harus diantisipasi pemerintah karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga.

“Dari profiling yang saya terima, mereka yang menjadi korban judol dan pinjol rata-rata berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Judol mendorong orang nekat mengambil pinjol. Ini menjadi tantangan baru yang harus kita hadapi,” katanya.

Ia menilai persoalan tersebut juga menjadi pekerjaan rumah bagi Program Kampung Bebas Rentenir yang selama ini difokuskan pada upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman ilegal.

“Sebelumnya Kampung Bebas Rentenir fokus memastikan masyarakat tidak lagi bergantung kepada bank emok dan pinjaman ilegal. Sekarang muncul tantangan baru berupa judi online yang mendorong orang kembali terjerat pinjaman,” jelasnya.

Farhan mengatakan, penanganan judi online tidak cukup dilakukan melalui penindakan hukum semata. Pemerintah juga harus memperkuat literasi digital masyarakat serta membangun kesadaran mengenai dampak buruk perjudian daring.

Ia menjelaskan, mekanisme judi online memang dirancang untuk menciptakan ketergantungan. Pada awal permainan, pemain sengaja diberi kemenangan agar terus bermain. Namun seiring waktu peluang menang semakin kecil sementara nilai taruhan terus meningkat.

“Itulah yang disebut kecanduan. Orang dibuat menang di awal, kemudian semakin lama semakin sulit menang tetapi taruhannya semakin besar. Ini memengaruhi psikologis seseorang,” ujarnya.

Karena itu, Farhan menilai, penanganan korban judi online harus menggunakan pendekatan yang sama seperti penanganan penyalahgunaan narkotika, yakni dengan memandang mereka sebagai korban yang membutuhkan pendampingan.

“Korban judi online harus dipandang sebagai korban kecanduan. Mereka tidak bisa hanya dihukum. Pendekatannya harus melalui keluarga karena tekanan terbesar ada di lingkungan keluarga,” katanya.

Pemkot Bandung saat ini juga menjalin komunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat upaya pengendalian judi online sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk perjudian berbasis internet.

Selain itu, pembinaan akan diperkuat melalui aparat kewilayahan, mulai dari camat, lurah hingga perangkat di tingkat RW, agar edukasi dapat menjangkau masyarakat secara langsung.

“Pembinaan harus dilakukan dari bawah, lewat keluarga dan kewilayahan. Sama seperti saat kita membangun Kampung Bebas Rentenir, sekarang kita juga harus membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman judi online,” tutur Farhan.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, keluarga, dan pemerintah pusat dapat menekan angka perjudian daring sekaligus melindungi masyarakat dari dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat terjebak dalam lingkaran judi online dan pinjaman online. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan sosial yang harus kita selesaikan bersama,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City