Purbaya akan Pecat dan Persulit Hidup Pegawai Bea Cukai yang Nongkrong Di Starbucks Pakai Seragam

Purbaya Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/kemenkeuri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespon laporan masyarakat terkait pegawai Ditjen Bea Cukai yang asik nongkrong di Starbucks menggunakan seragam. Menkeu pun mengatakan akan memecat dan mempersulit hidup oknum terebut.

Hal itu disampaikan Purbaya saat merespon pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Purbaya. Setidaknya, ada 15.933 WA yang masuk ke dalam nomor pengaduan tersebut dua hari sejak dirilis pada Rabu 15 Oktober.

Salah satunya, laporan masyarakat terkait gerombolan petugas Bea Cukai yang sering nongkrong bersama aparat berpakaian preman di Starbucks.

“Mereka meeting dengan banyak orang lain, sesama petugas Bea Cukai. Mereka membicarakan setiap hari bisnis, mengamankan aset bagaimana,” kata Purbaya membacakan aduan masyarakat tersebut saat media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).

Purbaya mengungkap masih banyak oknum yang tidak peduli dan menganggap dirinya main-main meskipun dirinya telah menunjukan sikap tegas.

“Saya baru tahu, walaupun kita sudah menggebrak-gebrak, masih nih di bawah seperti ini. Artinya, mereka enggak peduli, dianggapnya saya main-main,” kata dia.

Baca Juga:

Purbaya Terima 15.933 Aduan Masuk lewat Layanan ‘Lapor Pak Purbaya’, Mayoritas Soal Oknum Bea Cukai

Ditolak Mentah-mentah oleh Purbaya, Apa Itu Family Office Inisiasi Luhut?

Purbaya menegaskan dirinya tidak akan menolerir praktik semacam itu. Ia bahkan berjanji akan langsung memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terlibat.

“Senin depan kalau ada yang ketemu begini lagi , gue akan pecat. Walaupun katanya mecat pegawai negeri susah, saya akan pecat. Saya persulit hidupnya. Masa nongkrong di Starbuck pakai seragam? Enggak kira-kira lu! ungkap dia.

Selain perilaku oknum pegawai Bea Cukai, Purbaya juga menerima banyak melaporkan terkait praktik peredaran barang ilegal. Salah satunya mengenai maraknya peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Dalam laporan itu, salah satu masyarakat mengungkap aparat lebih sering melakukan razia ke warung-warung kecil. Masyarakat menilai pengawasan aparat Bea Cukai setempat tidak menyentuh akar permasalahan, yakni distributor besar alias para cukong.

Purbaya menegaskan sejumlah laporan yang dibacakan akan segera ditindaklanjuti. Untuk itu, Kementerian Keuangan telah membentuk tim khusus yang terdiri dari staf ahli Dirjen Bea Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak untuk memilah hingga membereskan masalah-masalah tersebut.

“Mereka (tim khusus) punya pengalaman cukup banyak. Mereka akan list. Mereka kan tahu ini orang-orang Bea Cukai, siapa sih cukong-cukongnya. Dan saya suruh list di setiap daerah siapa cukong-cukongnya. Nanti kalau ada gangguan atau barang (ilegal) masuk, dan link ke cukong tersebut, cukongnya kita proses,” ujarnya menegaskan.

Oleh karenanya, Purbaya meminta masyarakat untuk segera melapor ke layanan Lapor Pak Purbaya jika menemukan masalah pada pelayanan DJBC dan DJP, termasuk kelakuan pegawai yang menyimpang. Masyarakat dapat mengirimkan pesan langsung melalui layanan pesan singkat WhatsApp ke nomor 082240406600.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara