BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Desa Wisata Talunombo menghadirkan inovasi ramah lingkungan dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bernilai guna. Berlokasi di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, masyarakat setempat berhasil mengolah sampah plastik menjadi bahan baku solar dan arang yang memiliki nilai ekonomi.
Inisiatif tersebut diperlihatkan melalui unggahan akun Instagram @magangdisparbudwonosobo, yang menampilkan aktivitas pengolahan sampah plastik di Gedung TP3SR Lestari Desa Talunombo. Upaya ini menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan berbasis desa yang mendorong pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.
“Upaya ini menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan berbasis desa, sekaligus menunjukkan bagaimana sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna,” tulis akun Instagram @magangdisparbudwonosobo, Senin (5/1).
Tak hanya fokus pada pengolahan sampah, Desa Wisata Talunombo juga dikenal sebagai sentra pengrajin anyaman plastik. Wisatawan yang berkunjung dapat mencoba langsung membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang maupun membeli produk jadi sebagai cendera mata.
Baca Juga:
Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon
Selain itu, Talunombo turut mengembangkan konsep agrowisata yang melibatkan hasil bumi masyarakat setempat. Pengunjung diajak mengeksplorasi berbagai komoditas pertanian seperti cabai dan singkong, sekaligus mengenal proses budidayanya secara langsung.
Pengalaman wisata semakin lengkap dengan keberadaan rumah Joglo asli yang menjadi representasi arsitektur tradisional Jawa. Bangunan tersebut memberi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat budaya dan kehidupan masyarakat desa.
Sebagai penunjang kenyamanan, Desa Wisata Talunombo juga menyediakan fasilitas kolam renang yang dapat dimanfaatkan pengunjung, menjadikannya destinasi wisata keluarga yang mengedepankan edukasi, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.
(Budis)










