Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon

Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon
Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah kolaborasi antara pemerintah desa dan Perguruan Tinggi sangat penting dilaksanakan, baik sebagai ruang praktik-pratik keilmuan maupun penggalian keilmuan dari sumber nyata.

Kolaborasi antara masyarakat desa Galagamba dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sudah berjalan selama dua tahun.

Kolaborasi yang dilakukan dalam bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang di support oleh Direktorat Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kegiatan PKM memiliki tujuan mengembangkan wisata religi Desa Galagamba yang berbasiskan pada seni budaya lokal setempat. Dalam kegiatan ini, pemerintah desa Galagamba telah menyiapkan lahan seluas satu hektar untuk dibangun sebuah ruang publik yang diperuntukkan sebagai ruang bisnis UMKM, ruang wisata dan ruang pelestarian seni budaya lokal.

Ruang ini diberi nama “Besiat culinary, arts, and fun”. Di ruang ini terdapat situs sumur besiat, yaitu sumur yang airnya jernih dan tak pernah kering sebagai sebuah sumur wasiat para leluhur. Di ruang ini pula, merupakan arena upacara mapag sri yang setiap tahun diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat Desa Galagamba, sebagai bentuk Syukur masyarakat desa Galagamba yang telah diberikan rejeki, panen yang berlimpah.

Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon
(Ist)

Kegiatan-kegiatan upacara adat budaya di desa Galagamba tidak saja mapag sri, namun beberapa uparacara dilakukan setiap tahun, seperti upacara Ngider Buyut Bale Gede Galagamba yang dilaksanakan setiap bulan Mulud (bulan Jawa/Islam) di setiap tahun.

Upacara ini merupakan upacara membawa pusaka Buyut yang diarak hingga ke perbatasan-perbatasan desa Galagamba dengan batas desa tetangganya. Upacara ini menunjukkan eksistensi buyut/leluhur yang tetap mengayomi masyarakat desa Galagamba.

Upacara tradisi lain yang dilaksanakan setiap tahun dengan cara bergiliran, yaitu Upacara Unjungan. Upacara ini merupakan bakti masyarakat Desa Galagamba dalam memuliakan para leluhur, orang tua, sanak saudara yang telah meninggal.

Baca Juga:

Festival Topeng Cirebon 2025 Tampilkan 6 Maestro dalam Puncak Perayaan Budaya

Pameran Keris Nasional 2025: Aura Pusaka Budaya Nusantara Terpancar di Tanah Cirebon

Upacara unjungan dilaksanakan di komplek-komplek pemakaman, misalnya pemakaman buyut Raga Sawangan, Ki Mendo, Buyut Nagrog, dan Kyai Tarmidzi. Sosok-sosok buyut tersebut adalah orang-orang yang dianggap sebagai leluhur dan berjasa dalam membangun wilayah desa dan masyarakat Galagamba.

Mengembangkan Wisata Religi

Peristiwa upacara tradisi yang setiap tahun (bulan yang berbeda) masih dilaksanakan seadanya. Tradisi berlangsung apa adanya. Hal ini sangat disayangkan, karena aktivitas dan peristiwa budaya itu sangat menarik jika dikemas menjadi wahana ekonomi kreatif masyarakatnya. Upacara tradisi yang ada dapat dikemas menjadi pesta rakyat dan memiliki prospek nilai pemberdayaan ekonomi.

Mengembangkan wisata religi di Desa Galagamba ini tak lain sebagai sebuah cara untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan harmonisasi kehidupan sosial budaya. Wisata religi dimaksud sebagai wisata budaya yang memiliki nilai religiusitas. Kepemilikan aset seni budaya masyarakat Galagamba menjadi modal dalam pengembangan wisata religi berbasis seni budaya lokal.

Pengembangan wisata religi ini juga dimaksudkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keunikan dan kekhasan seni budaya masyarakat, terutama seni-seni yang hidup di masyarakat galagamba menjadi modal untuk dikolaborasikan dengan seni-seni saat ini.

Kolaborasi seni tradisional dan kontemporer, salah satunya perpaduan alat musik tradisional seperti genjring dan balasyik dikolaborasikan dengan alat musik kontemporer. Bentuk tarian pun digarap dan dilatihkan kepada masyarakat agar apa yang dikolaborasikan menjadi milik masyarakat desa Galagamba.

Setiap event di Galagamba akan dimeriahkan oleh komposisi musik dan tari yang mencerminkan karakter khas desa ini. Selain mendukung revitalisasi seni tradisional, ISBI Bandung juga menyediakan bantuan berupa peralatan seni dan pelatihan teknis, seperti public speaking dan pengelolaan wisata melalui pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Pemuda-pemudi yang tergabung dalam karang taruna Desa Galagamba dilibatkan dalam pelatihan-pelatihan seni, pengelolaan wisata, dan event organizer. Program ini bertujuan untuk memberdayakan generasi muda desa agar dapat mengelola seni dan budaya lokal secara mandiri dalam bingkai wisata religi desa Galagamba.

Menuju Wisata Desa Berkelanjutan

Proyek pengembangan wisata religi desa Galagamba direncanakan berlangsung selama tiga tahun. Pada tahun pertama, difokuskan pada pengemasan seni budaya dan pembangunan fasilitas penunjang seperti ruang publik dan tempat istirahat.

Pada tahun kedua ini, selain upacara-upacara tradisi berlangsung sebagaimana aktivitas tradisi masyarakat, akan dipentaskan sebuah drama tari musikal sebagai babak awal memperkenalkan desa Galagamba yang penuh dengan aktivitas religious.

Drama tari musikal, ditulis naskahnya oleh Jaeni (ketua PKM), koregrafi tari dikemas oleh Ign. Herry Subiontoro, dan musik dikomposisikan oleh Asep Ganjar Wiresna.

Drama tari musikal ini akan menceritakan perjalanan Ki Witana, sebagai pendiri dan leluhur desa Galagamba, kabupaten Cirebon. Drama tari musikal ini dikemas secara kolosal dengan melibatkan masyarakat desa Galagamba.

Melalui pertunjukan drama tari musikal tersebut, kami mengenalkan wilayah desa Galagamba, aktivitas keseharian masyarakat, juga aktivitas seni budayanya. Pertunjukan ini menjadi media promosi sekaligus launching wisata religi desa Galagamba di kabupaten Cirebon.

Wisata religi yang dibuka pada tahun ini diharapkan menjadi wisata yang berkelanjutan. Kuwu Desa Galagamba, Suwandi Hartono, menegaskan bahwa selain seni budaya, sektor pertanian juga akan menjadi bagian dari wisata edukasi, dengan harapan dapat mendongkrak perekonomian desa melalui wisata dan produk lokal.

Wisata religi menjadi tonggak tradisi masyarakat Galagamba yang ke depannya akan digelar event besar berskala nasional dan internasional, termasuk festival seni budaya dan world music yang terkait dengan religiusitas.

Penulis:

Jaeni

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

3

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...