BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Spanyol kembali menegaskan dominasinya atas Prancis setelah meraih kemenangan 2-0 pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Hasil di New York New Jersey Stadium itu mengantarkan La Furia Roja melaju ke partai final sekaligus memperpanjang rekor kemenangan mereka atas Les Bleus menjadi tiga pertandingan beruntun sejak 2024.
Pasukan Luis de la Fuente tampil efektif sepanjang pertandingan. Mikel Oyarzabal membuka keunggulan sebelum Pedro Porro memastikan kemenangan melalui gol kedua yang mengakhiri perlawanan tim asuhan Didier Deschamps. Hasil tersebut membuat Spanyol tinggal selangkah lagi untuk kembali merebut trofi Piala Dunia.
Keberhasilan menyingkirkan Prancis juga memperlihatkan konsistensi Spanyol dalam menghadapi salah satu rival terkuat di Eropa. Dalam tiga pertemuan terakhir, La Furia Roja selalu mampu keluar sebagai pemenang di ajang bergengsi.
Kemenangan pertama diraih pada semifinal Euro 2024 di Munich. Saat itu Prancis sempat unggul lebih dulu melalui Randal Kolo Muani pada menit kedelapan. Namun, Spanyol bangkit lewat gol spektakuler Lamine Yamal sebelum Dani Olmo mencetak gol kemenangan empat menit kemudian. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai dan membawa Spanyol melaju ke final.
Pertemuan berikutnya terjadi pada semifinal UEFA Nations League 2025 di Stuttgart. Laga tersebut menjadi salah satu duel paling dramatis dengan total sembilan gol tercipta.
Spanyol tampil luar biasa dengan sempat unggul 5-1 melalui gol Nico Williams, Mikel Merino, Pedri, dan dua gol Lamine Yamal. Prancis kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Kylian Mbappe, Rayan Cherki, gol bunuh diri Dani Vivian, serta Randal Kolo Muani, tetapi Les Bleus tetap harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 5-4.
Kini, dominasi tersebut berlanjut di semifinal Piala Dunia 2026. Berbekal pertahanan solid dan permainan efektif, Spanyol sukses meredam lini serang Prancis yang diperkuat sejumlah bintang dunia. Oyarzabal dan Pedro Porro menjadi pembeda yang membawa La Roja meraih kemenangan meyakinkan 2-0.
Hasil ini juga memperkuat catatan pertemuan kedua tim. Dari total 39 pertandingan, Spanyol kini mengoleksi 19 kemenangan, Prancis meraih 13 kemenangan, sedangkan tujuh laga lainnya berakhir imbang.
Bagi Luis de la Fuente, kemenangan tersebut menjadi bukti keberhasilan proyek regenerasi yang dijalankannya sejak mengambil alih tim nasional Spanyol. Dalam tiga pertemuan terakhir melawan Didier Deschamps, ia selalu mampu menemukan formula untuk membungkam kekuatan Prancis.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Les Bleus yang datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara. Setelah gagal di Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025, Prancis kembali harus mengakhiri perjalanan mereka di tangan rival yang sama.
Spanyol kini akan mengalihkan fokus ke partai final Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. La Furia Roja berpeluang menambah koleksi gelar dunia setelah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen dan kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola internasional.