BPJS Kesehatan Nonaktif? Ini Penyebab dan Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Kebijakan baru bpjs kesehatan
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – BPJS Kesehatan memastikan bahwa peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang dinonaktifkan per Januari 2026 tetap memiliki akses mekanisme reaktivasi kepesertaan, khususnya bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan bahwa skema reaktivasi ini ditujukan bagi peserta dari kategori masyarakat tidak mampu, penderita penyakit kronis, serta mereka yang berada dalam kondisi darurat medis.

Dalam mekanismenya, peserta terlebih dahulu diminta memperoleh surat keterangan membutuhkan layanan kesehatan dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan tempat berobat. Surat tersebut kemudian dibawa ke Dinas Sosial setempat untuk diproses reaktivasi kepesertaannya.

“Skema ini disiapkan agar peserta yang benar-benar membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan,” ujar Rizzky, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).

Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah melakukan reaktivasi otomatis bagi peserta PBI JKN yang telah diverifikasi oleh Kementerian Sosial, khususnya bagi peserta dengan riwayat penyakit berbiaya katastropik. Tercatat, sebanyak 102,9 ribu peserta telah direaktivasi melalui skema tersebut.

BPJS Kesehatan juga menyediakan alternatif bagi peserta PBI JKN nonaktif sesuai kondisi ekonomi masing-masing. Peserta yang memiliki kemampuan finansial dapat beralih menjadi peserta mandiri melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dengan memilih kelas perawatan sesuai kemampuan.

Baca Juga:

Pemerintah Hapus 8,2 Juta Penerima Bantuan BPJS Kesehatan

Sementara bagi masyarakat yang telah bekerja, kepesertaan dapat dialihkan ke segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), dengan iuran yang ditanggung oleh pemberi kerja.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat agar aktif mengecek status kepesertaan JKN, terutama bagi peserta PBI JKN yang berpotensi mengalami penonaktifan. Pasalnya, masih banyak kasus peserta baru mengetahui statusnya tidak aktif ketika sudah membutuhkan layanan medis.

Untuk memudahkan pengecekan, BPJS Kesehatan menyediakan berbagai kanal layanan, seperti:

PANDAWA (WhatsApp): 0811-8165-165
Care Center 165
Aplikasi Mobile JKN
Layanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan terdekat
Khusus peserta PBI JKN, pengecekan status juga dapat dilakukan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.

BPJS Kesehatan juga mencatat tren pemanfaatan layanan JKN yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2023 tercatat 606,7 juta pemanfaatan layanan, naik menjadi 673,9 juta pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 725,3 juta pemanfaatan pada 2025.

Rata-rata pada 2025, pemanfaatan layanan JKN mencapai sekitar 1,9 juta layanan per hari.

“Tren ini menunjukkan bahwa Program JKN semakin menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, memastikan status kepesertaan tetap aktif menjadi hal yang sangat penting agar akses layanan kesehatan tidak terhambat saat dibutuhkan,” tutup Rizzky.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...