Pemerintah Rumuskan RPP Sanksi untuk Sawah yang Beralih Fungsi

Menteri PKP Tolak Alih Fungsi Sawah untuk Perumahan
Ilustrasi-Komplek Perumahan di Tengah Sawah (Istimewa)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah tak hanya ingin menghentikan alih fungsi lahan, tetapi juga memanfaatkannya sebagai peluang untuk memperluas sawah nasional. Melalui rancangan aturan baru, lahan sawah yang terlanjur berubah fungsi akan dikenakan kewajiban penggantian berlipat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah merumuskan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang mengatur sanksi sekaligus mekanisme pengganti bagi lahan sawah dilindungi yang sudah beralih fungsi.

“RPP teknisnya nanti untuk denda, lagi dirumuskan sekarang. Misalnya kalau dia memakai sawahnya yang produktif ada irigasinya maka dia harus ganti tiga kali (lipat), atau bagaimana nanti lagi dirumuskan,” ujar Zulkifli dalam rapat koordinasi di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Pendekatan ini tidak semata menghukum pelanggaran, tetapi juga dirancang untuk mengembalikan bahkan meningkatkan luas lahan pertanian. Besaran penggantian nantinya akan disesuaikan dengan tingkat produktivitas lahan yang dialihfungsikan.

Baca Juga:

Menteri PKP Tolak Alih Fungsi Sawah untuk Perumahan

Data pemerintah mencatat, sejak 2019 hingga 2025 sekitar 600 ribu hektare sawah telah berubah menjadi nonpertanian. Angka ini menjadi dasar urgensi percepatan regulasi yang ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan.

“Sepuluh hari ini akan diselesaikan oleh eselon I, baru kita melangkah selanjutnya untuk harmonisasi,” tambahnya.

Saat ini, pemerintah telah menetapkan lahan sawah dilindungi seluas lebih dari 3,8 juta hektare di delapan provinsi. Sementara itu, tambahan 2,7 juta hektare di 12 provinsi lainnya tinggal menunggu penetapan resmi.

Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan ini justru membuka peluang ekspansi besar bagi lahan sawah nasional.

“Ini kita akan buat regulasinya, tetapi yang terpenting sawah ini akan ada penggantinya,” tegas Amran.

Ia bahkan optimistis skema penggantian berlipat dapat menghasilkan lonjakan luas sawah yang signifikan.

“Syukur-syukur dua kali, tiga kali berarti kita bisa dapat 1 juta sampai 2 juta hektare. Dan kalau ini jadi kenyataan, ini sangat membantu negara,” lanjutnya.

Dengan target penuntasan penetapan lahan sawah dilindungi di seluruh provinsi pada kuartal II 2026, pemerintah berharap kebijakan ini menjadi titik balik dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus menekan laju alih fungsi lahan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian