BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi pemilih pemula di SMK Al-Hadi Bandung, Kamis (13/8/2026).
Mengusung tema “Suara Muda, Suara Demokrasi : Menjadi Pemilih Cerdas dan Berintegritas melalui Pilketos”, kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa-siswi sekolah tersebut. Program ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya hak suara dan proses demokrasi sejak dini.
Selain itu para siswa diajak memahami tahapan Pemilu yang jujur dan adil. Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bandung, Wenti Frihadianti, S.Sos., M.Sos., menegaskan pentingnya agenda strategis ini.
“Kami ingin Pilketos di SMK Al-Hadi bukan sekadar rutinitas sekolah, melainkan laboratorium demokrasi yang nyata. Output utama yang kami targetkan adalah lahirnya kesadaran kritis di kalangan generasi muda. Kami berharap 100 peserta yang hadir hari ini mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang menyebarkan virus positif pemilih cerdas dan berintegritas di lingkungan sekitarnya, serta siap berpartisipasi aktif pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wenti menjelaskan bahwa materi kegiatan ini mencakup pemahaman komprehensif mulai dari hulu hingga hilir tahapan Pemilu. Siswa tidak hanya mengetahui cara mencoblos, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai bagaimana membentuk badan penyelenggara Adhoc di tingkat sekolah, Daftar pemilih, logistik hingga pemungutan dan Rekapitulasi suara.
“Melalui gambaran teknis Pilketos ini, para siswa mendapatkan materi mengenai tata cara pembentukan penyelenggara seperti KPPS dan memahami alur pemungutan serta penghitungan suara yang akuntabel. Ini adalah bekal konkret dan latihan mental yang sangat penting sebelum mereka resmi menjadi pemilih pemula dan terlibat langsung dalam pemilu yang sesungguhnya di masa depan,” tambah Wenti.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Bandung berkomitmen untuk terus mengawal kesiapan mental dan pengetahuan para pemilih pemula demi mewujudkan ekosistem demokrasi yang lebih sehat di masa depan.











