Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI

-

Tidak ada video disisipkan.

BALEENDAH, TEROPONGMEDIA.ID – Kemerdekaan tidak selalu dirayakan dengan kemeriahan. Bagi insan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya, memaknai kemerdekaan juga dapat dilakukan dengan cara sederhana: berbagi, peduli, dan hadir di tengah masyarakat.

Semangat tersebut terasa dalam kegiatan Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, yang diisi dengan pembagian makanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antara insan PLN dan masyarakat di sekitar wilayah kerja.

Momentum berbagi semakin bermakna karena dilaksanakan dalam suasana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, pemerintah mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang salah satu semangatnya tercermin melalui nilai gotong royong dan kepedulian antarsesama.

Bagi PLN UP3 Majalaya, semangat kemerdekaan tersebut tidak berhenti pada perayaan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Manager PLN UP3 Majalaya Widodo mengatakan, Jumat Berkah menjadi ruang sederhana bagi insan PLN untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mengingat kembali bahwa keberadaan perusahaan tidak terlepas dari masyarakat yang dilayani.

“Jumat Berkah ini bukan sekadar kegiatan berbagi makanan atau bantuan. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan rasa peduli dan kebersamaan. Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, kami ingin memaknai kemerdekaan dengan hadir dan berbagi bersama masyarakat,” ujar Widodo.

Menurutnya, pelayanan PLN kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan memastikan listrik tetap menyala dan pelayanan kelistrikan berjalan dengan baik. Kepedulian terhadap lingkungan sosial juga menjadi bagian penting dari semangat pengabdian insan PLN.

“Ketika kita bisa berbagi, sekecil apa pun, tentu ada kebahagiaan yang ikut tumbuh. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengingat bagi kami untuk terus bersyukur dan peduli terhadap sesama,” katanya.

Suasana berbagi juga menjadi kesempatan bagi para pegawai PLN UP3 Majalaya untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat. Tidak ada sekat antara seragam dan penerima bantuan. Yang hadir adalah semangat yang sama, yakni saling menguatkan dan menebarkan kebaikan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) Muhammad Joharifin menilai, semangat kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai pengabdian PLN kepada masyarakat.

“Semangat melayani masyarakat di PLN tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal dan pelayanan yang terbaik. Kami juga ingin kehadiran PLN dapat memberikan manfaat melalui kepedulian sosial. Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk sederhana bagaimana insan PLN hadir dan berbagi dengan masyarakat,” ujar Muhammad Joharifin.

Ia menambahkan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dibangun tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian dan gotong royong.

“Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur tentu membutuhkan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, budaya berbagi dan gotong royong harus terus kita tumbuhkan. Dari hal-hal sederhana seperti ini, kita membangun kepedulian yang lebih besar,” tuturnya.

Muhammad Joharifin berharap semangat berbagi tidak berhenti pada momentum tertentu. Menurutnya, kepedulian sebaiknya menjadi bagian dari keseharian insan PLN, baik dalam menjalankan tugas maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara konsisten. Jangan melihat besar atau kecilnya apa yang kita berikan. Ketika dilakukan dengan ketulusan dan niat untuk membantu, insyaallah akan memberikan arti bagi orang lain,” katanya.

Jumat Berkah pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial. Di dalamnya terdapat pesan tentang rasa syukur, kebersamaan, dan gotong royong—nilai-nilai yang juga menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.

Bagi PLN UP3 Majalaya, menjaga keandalan listrik memang merupakan bentuk utama pelayanan kepada masyarakat. Namun, hadir dengan kepedulian dan berbagi kebahagiaan menjadi cara lain untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Di tengah semangat menyambut 81 tahun Indonesia merdeka, langkah sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan melalui kepedulian.

Berbagi untuk sesama, hadir untuk masyarakat. Semangat itulah yang ingin terus dijaga PLN UP3 Majalaya, agar energi kebaikan tidak hanya menerangi rumah dan aktivitas masyarakat melalui listrik, tetapi juga menerangi kehidupan melalui kepedulian.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
EISCC 2026 DIMULAI (6)
Juara Dunia Panjat Tebing Ramaikan EISCC ke-17 di Bandung
Berita Lainnya

1

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris