Kementerian ESDM Setujui Eksplorasi 2,2 Juta Barel Minyak dan 13,4 Triliun Tcf Gas Bumi di Dua Lokasi Perairan Aceh

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui kontrak kerja sama eksplorasi dua blok minyak dengan potensi 2,2 juta barel minyak dan 13,4 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi, dari dua lokasi perairan Aceh. (foto: web)

Bagikan

JAKARTA, TM.ID : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui kontrak kerja sama eksplorasi dua blok minyak dengan potensi 2,2 juta barel minyak dan 13,4 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi, dari dua lokasi perairan Aceh.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyaksikan langsung penandatanganan kedua kontrak untuk Wilayah Kerja Offshore North West Aceh di Meulaboh, dan Wilayah Kerja Offshore South West Aceh di Singkil.

“Sebelum penandatanganan kontrak hari ini kontraktor telah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi dan finansial yaitu pemberian bonus tanda tangan dan menyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji di Jakarta, Kamis.

Tutuka menjelaskan kedua kontrak kerja sama yang ditandatangani itu merupakan hasil lelang penawaran langsung tahap pertama pada 2022, tepatnya periode Juli-September 2022.

Kontrak bagi hasil Wilayah Kerja Offshore North West Aceh (Meulaboh) berlokasi di lepas lautan Aceh dengan kontraktor ONWA Pte Ltd.

Kemudian kontrak bagi hasil Wilayah Kerja Offshore South West Aceh (Singkil) berlokasi di lepas lautan Aceh dengan kontraktor OSWA Pte Ltd.

BACA JUGA: Pemerintah Pastikan Pasokan BBM-Elpiji Nasional Aman Hingga Tahun Baru

Komitmen pasti eksplorasi keduanya berupa studi G&G, akuisisi data seismik tiga dimensi seluas 500 kilometer persegi, dan satu sumur eksplorasi dengan total investasi sebesar 15 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 50.000 dolar AS.

“Kedua kontrak bagi hasil cost recovery tersebut merupakan kontrak eksplorasi dengan jangka waktu 30 tahun dengan split bagi hasil 60:40 untuk minyak dan 55:45 untuk gas,” jelas Tutuka.

“Secara keseluruhan total investasi komitmen pasti eksplorasi dari penandatanganan kontrak bagi hasil wilayah kerja tersebut adalah senilai 30 juta dolar AS dengan bonus tanda tangan sebesar 100.000 dolar AS,” imbuhnya.

Wilayah Kerja Offshore North West Aceh (Meulaboh) memiliki potensi sumber daya 800 juta barel minyak (MMBO) dan gas bumi hingga 4,8 triliun kaki kubik (Tcf). Sedangkan, Wilayah Kerja Offshore South West Aceh (Singkil) memiliki potensi sumber daya 1,4 miliar barel minyak (BBO) dan 8,6 triliun kaki kubik (Tcf).

Pejabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan eksplorasi tersebut. Ia berharap semua kegiatan eksplorasi bisa membawa hasil yang baik bagi pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh khususnya.

“Harapan kami ke depan banyak kegiatan-kegiatan lain dari Kementerian ESDM di tempat kami, sehingga Provinsi Aceh semakin maju dan semakin sejahtera,” ucap Achmad.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News!
Berita Terkait
Berita Terkini
How to Make Millions Before Grandma Dies-1 (1)
Link Nonton 'How to Make Millions Before Grandma Dies' Sub Indo
mengobati gigitan tomcat-1
Hampir Mirip, Ini Perbedaan Gejala Herpes dan Gigitan Tomcat
KOPPI52 Skill Photography Dimanfaatkan
KOPPI52, Skill Photography Dimanfaatkan Jadi Peluang Usaha
baliho Marshel Widianto
Heboh Baliho Marshel Widianto, Maju Jadi Calon Walikota Tangerang Selatan?
Jogi Nainggolan kasus pembunuhan vina
Pengacara Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Terintimidasi oleh Aksi Demo Saat Sidang
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Tips Mengobati Gigitan Tomcat, Jangan Salah Kaprah!

3

Lirik Pupuh Asmarandana Beserta Keterangan Struktur Kalimatnya

4

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

5

Yusril Ihza Mahendra Disebut Berpeluang Jadi Menkumham di Kabinet Prabowo
Headline
Starlink Indonesia
Elon Musk Resmikan Starlink di Indonesia, Harga Perangkat Turun!
image-police-line-diskotek-old-city-dilepas
BREAKINGNEWS! Bus Rombongan Study Tour di Lampung Alami Kecelakaan
Pemerintah Bakal Hentikan Kenaikan UKT yang Tidak Rasional
Pemerintah Bakal Hentikan Kenaikan UKT yang Tidak Rasional!
Piala AFF 2024, Timnas Indonesia, Timnas Vietnam, PSSI, ASEAN Championship Mitsubishi Electric Cup 2024
Piala AFF 2024 Timnas Indonesia Satu Grup dengan Musuh Bebuyutan, Vietnam