Kasus Korban Salah Tangkap di Cianjur Berakhir Damai

Kasus salah tangkap
(TikTok/E.Suherli cianjur)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus salah tangkap yang dialami Nyangnyang Suherli (45) asal Cianjur, Jawa Barat (Jabar) berakhir damai. Dalam beberap hari terkahir, kasus ini sempat menghebohkan jagat maya.

Pihak Polres Cianjur telah menemui Nyangnyang untuk melakukan musyawarah serta menyatakan komitmen menanggung seluruh biaya pengobatannya.

“Sudah selesai secara musyawarah, sudah islah. Pengobatan dan pemulihan dijamin oleh Polres Cianjur,” kata Nyangyang, dikutip Rabu (11/10/2025).

Kondisi fisik Nyangnyang saat ini mulai membaik, meskipun masih tampak beberapa bekas lebam di bagian wajahnya. Meskipun persoalan ini telah diselesaikan secara damai, tujuh anggota polisi tetap menjalani pemeriksaan karena diduga melakukan penangkapan yang tidak sesuai dengan prosedur.

“Kalau sakitnya sudah enggak, tinggal sedikit bekas lebamnya,” ungkapnya.

Selain itu, Nyangnyang juga telah menghapus seluruh unggahan di akun media sosial pribadinya. Berdasarkan penelusuran detikJabar, delapan unggahan sebelumnya memang sudah tidak ada. Namun, unggahan terbaru menunjukkan foto Nyangnyang bersama tiga anggota Polres Cianjur yang datang untuk melakukan musyawarah.

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menindaklanjuti proses terhadap petugas yang diduga melakukan tindakan tidak sesuai prosedur.

“Sesuai dengan komitmen, kami akan tindak tegas petugas yang bertindak di luar prosedur. Sudah ada yang diperiksa dan ditahan oleh Propam Polres Cianjur,” tegasnya.

Sementara itu, dalam pernyataan terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman. Kejadian bermula saat Unit Resmob Satreskrim Polres Cianjur melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial MRI, yang saat itu sedang berboncengan dengan Nyangnyang.

MRI diketahui sebagai target operasi polisi karena terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan berperan sebagai penadah motor hasil curian. Saat proses penangkapan pada 2 Juni 2025, Nyangnyang sempat melawan karena mengira sedang menjadi korban begal. Ia bahkan sempat memukul anggota polisi Aipda I Made dan kembali menyerang Briptu Iqbal yang sedang berusaha mengamankan MRI.

Hendra menambahkan, meskipun anggota telah menunjukkan identitas kepolisian, Nyangnyang tetap tidak percaya dan bersikap agresif. Sebaliknya, MRI justru kooperatif selama proses penangkapan. Setelah dibawa ke Polres Cianjur, barulah Nyangnyang menyadari bahwa orang yang ia sangka begal adalah anggota polisi yang hendak menangkap rekannya.

Akibat salah paham tersebut, kedua pihak mengalami luka-luka. Nyangnyang pun mendapatkan perawatan medis dan selanjutnya diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga:

Wajah Lebam, Pria di Cianjur Ngadu ke Dedi Mulyadi Jadi Korban Salah Tangkap Polisi

7 Polisi Cianjur Pelaku Salah Tangkap Diperiksa, Korban Babak Belur

“Ini bukan salah tangkap, tetapi murni salah paham,” tegas Hendra.

Ia juga memastikan tidak ada proses hukum lanjutan terhadap Nyangnyang dan yang bersangkutan telah dipulangkan pada 4 Juni 2025.

“Pihak Polres Cianjur menyampaikan bahwa tindakan petugas sudah sesuai prosedur berdasarkan informasi dan surat perintah tugas yang dimiliki,” pungkasnya.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025