Rekening Buat Bangun Masjid Terblokir, Ustaz Dasad Latif: Kebijakan Tak Elegan

rekening dasad latif terblokir
(tangkapan layar instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar tak mengenakan menimpa ulama kondang asal Sulawesi Selatan Ustaz Dasad Latif.

Rekening pribadinya yang diperuntukan untuk pembangunan masjid kena blokir karena dianggap tidak aktif selama tiga bulan.

“Saya hari ini berencana membayar besi semen untuk pembangunan masjid saya. Jadi saya datanglah mengambil uang yang saya tabur di bank pemerintah. Setelah saya tiba, ternyata rekening saya diblokir karena tidak aktif selama tiga bulan. Saya bingung kenapa diblokir. Alasannya katanya supaya menghindari hal-hal negatif,” kata Ustaz Latif di akun Instagram pribadinya @dasadlatif1212.

Ustaz yang terkenal dengan dakwah-dakwahnya yang menghibur itu mengatakan, menyimpan uang di bank karena anjuran dari pemerintah.

Namun, ia bingung ketika uangnya sudah disimpan di bank justru kena blokir. Ia mempertanyakan alasan pemblokiran itu.

“Setahun saya selalu diiklankan oleh negara, ayo menabung, ayo menabung, menabunglah saya. Tapi kenapa diblokir? Namanya menabung, disimpan duit. Kalau tidak disimpan, diambil terus bolak-balik, lebih baik disimpan di dompet,” kata Ustaz Dasad Latif.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Natsir Kongah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penghentian sementara transaksi. Penghentian transaksi rekening dormant dilakukan dalam upaya mencegah kejahatan keuangan.

Baca Juga:

Cara Aktifkan Rekening Diblokir PPATK, Mudah Anti Ribet!

Cara Reaktivasi Rekening yang Diblokir PPATK

Selain itu, untuk mencegah kejahatan keuangan yang semakin berkembang, Natsir menyampaikan bahwa PPATK juga akan terus melakukan inovasi-inovasi untuk mencegah hal itu terjadi.

“Inovasi-inovasi terus harus dilakukan, karena dunia terus berkembang, termasuk kejahatan keuangan,” kata Natsir.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya PPATK melakukan pembekuan rekening dormant sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan rekening pasif untuk tindak pidana, seperti jual beli rekening, pencucian uang, korupsi, dan transaksi narkotika.

Selain itu, rekening dormant juga seringkiali dijadikan penampung hasil judi online.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025