Majelis Hakim Vonis Jaksa Gadungan Kejati Sumut 2,6 Tahun Penjara

Jaksa Kejati Sumut
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mengaku sebagai jaksa Kejati Sumut, Andi Wahab Simamora alias Andi bin Oloan Simamora (40) dijatuhi vonis 2 tahun 6 bulan oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan.

Diketahui perbuatan yang dilakukan Andi warga Jalan Sidomulyo, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan yang mengaku sebagai jaksa itu untuk memeras pengusaha alat kesehatan (alkes).

Hakim Ketua Deny Syahputra di Pengadilan Negeri Medan, pada Selasa (6/5/2025), mengungkapkan perbuatan terdakwa Andi terbukti melakukan pemerasan bersama-sama terhadap seorang pengusaha alkes bernama Donar Agustinus Siregar.

“Perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 368 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sebagaimana dakwaan primer penuntut umum,” kata majelis hakim.

Hal memberatkan perbuatan, kata hakim Deny, terdakwa Andi telah merusak citra dan mencederai nama Kejati Sumut dan telah merugikan korban Donar Agustinus Siregar.

Ia juga mengungkapkan, adapun yang meringankan perbutan terdakwa yakni sopan selama persidangan dan mengakui perbuatannya.

Selain terdakwa Andi, majelis hakim juga menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Hermansyah Putra Nasution alias Manca bin Syahrul Nasution (berkas terpisah) pidana penjara selama 2,5 tahun penjara.

“Perbuatan terdakwa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, yakni memaksa seseorang dengan kekerasan,” jelasnya.

Setelah membacakan putusan, Hakim Ketua Deny Syahputra memberikan waktu selama 7 hari kepada kedua terdakwa dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumut untuk menyatakan sikap atas vonis tersebut.

“Kedua terdakwa dan penuntut umum diberikan waktu 7 hari untuk menyatakan sikap apakah mengajukan banding atau menerima vonis ini,” tegas hakim Deny.

Vonis itu lebih ringan daripada tuntutan JPU Kejati Sumut Septebrina Silaban. Sebelumnya, JPU menuntut kedua terdakwa pidana penjara masing-masing selama 3 tahun.

“Perbuatan terdakwa melakukan penipuan, yakni melanggar Pasal 378 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” kata jaksa Septebrina.

Jaksa Septebrina dalam surat dakwaannya menyebutkan bahwa kasus ini bermula pada tanggal 3 Desember 2024.

Ketika itu kedua pelaku mendatangi Donar Agustinus Siregar disebut-sebut terlibat proyek pengadaan alkes di salah satu rumah sakit Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Sebelumnya, terdakwa Hermansyah Putra mengenalkan terdakwa Andi yang mengaku sebagai jaksa fungsional Kejati Sumut kepada korban Donar melalui seorang temannya.

Dalam pertemuan di suatu warung kopi, Jalan Garuda Medan, terdakwa Andi mengaku sebagai jaksa intelijen Kejati Sumut sembari menunjukkan kartu identitas jaksa palsu.

Terdakwa Andi meminta uang kepada korban Donar dengan dalih akan mengikuti pelatihan di Jakarta menduduki jabatan kepala seksi intelijen.

Korban sempat menolak memberikan uang. Namun, karena merasa tertekan dan diancam proyeknya akan diperiksa, korban akhirnya memberikan uang tunai Rp1 juta.

“Uang itu diserahkan kepada terdakwa Hermansyah Putra di tempat kejadian,” ucap jaksa Septebrina.

Baca Juga:

Putusan Banding: Hukuman 2 Terdakwa Kasus Korupsi Hunian DP 0 Rupiah Diperberat

Aset Rp18 Miliar Disita, KPK Telusuri Korupsi Lahan Tol Trans Sumatera

Namun, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), aksi kedua terdakwa tidak berlangsung lama. Setelah menerima informasi terkait dugaan penipuan, Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera bergerak dan menangkap terdakwa Hermansyah Putra di area parkir tempat kejadian.

“Setelah ditangkap, kedua terdakwa dibawa ke Kantor Kejati Sumut untuk diperiksa lebih lanjut,” tutur JPU Septebrina Silaban.

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City