Hiu Paus Terdampar Mati di Muara Gembong, Diduga Akibat Pencemaran Perairan

Hiu Mati Diperairan Bekasi
(TikTok/sekitarjabodetabek)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Penemuan seekor ikan hiu paus (Rhincodon typus) yang terdampar dalam kondisi mati di sekitar perairan Pantai Bahagia, menggemparkan warga dan nelayan di pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/9/2025).

Ikan raksasa tersebut diperkirakan berbobot sekitar satu ton dengan panjang mencapai empat meter. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Nurhasan (51), seorang nelayan setempat. Ia mengatakan, hiu paus itu sudah dalam keadaan tak bernyawa ketika terlihat di serok nelayan.

“Ditemukan sekitar pukul delapan pagi, sudah mati di dalam serok. Kami sempat memastikan kondisinya, tapi ikan ini memang sudah tidak bernyawa,” ujar Nurhasan.

Usai ditemukan, para nelayan bersama warga setempat bergotong royong mengevakuasi bangkai hiu paus ke tepi muara sungai di Kampung Muara Mati. Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran ukuran tubuh ikan yang sangat besar.

Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menuturkan, pemerintah desa langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari para nelayan.

“Bangkai hiu paus dengan bobot sekitar satu ton dan panjang empat meter sementara dievakuasi ke daratan agar tidak terbawa arus. Rencananya, ikan ini akan dikuburkan di sekitar muara sungai,” jelas Qurtubi.

Keberadaan hiu paus ini menarik perhatian warga setempat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Banyak yang datang untuk melihat langsung satwa laut langka yang biasanya hidup di perairan dalam.

Menyadari hiu paus merupakan satwa yang dilindungi, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta dinas terkait agar penanganan bangkai dilakukan sesuai prosedur.

“Proses penguburan akan dilakukan dengan arahan BKSDA, mengingat hiu paus termasuk hewan yang dilindungi. Untuk penyebab kematian masih belum bisa dipastikan, namun ada dugaan terkait keracunan limbah akibat pencemaran di perairan Muara Gembong,” ujar Qurtubi.

Baca Juga:

Ribuan Ikan Mati Misterius di Sungai Cangkring, DLH Lakukan Penyelidikan

Situ Rawajejeg di Kabupaten Bogor Tercemar Limbah, Ikan Mati

Hiu paus atau whale shark dikenal sebagai ikan pemakan plankton dan termasuk satwa yang dilindungi secara internasional. Karena itu, penanganan bangkai hiu paus ini akan dilakukan secara hati-hati oleh pihak berwenang untuk menjaga kelestarian populasinya.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City