Ribuan Ikan Mati Misterius di Sungai Cangkring, DLH Lakukan Penyelidikan

ikan mati di sungai cingkrang
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ribuan ikan ditemukan mati mendadak di Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang pun turun tangan untuk menyelidiki penyebabnya, salah-satunya dengan memeriksa kualitas air.

Ketua Tim Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang, Amaludin, mengatakan pengambilan sampel air dilakukan di tiga titik berbeda yakni bagian utara, tengah, dan selatan. Pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman dan kebasaan (pH).

“Identifikasi sudah kami lakukan tiga kali dalam tiga hari berturut-turut sejak awal pekan,” ujar Amaludin, Senin (25/8/2025).

Hasil Sementara: pH Masih Normal

Sampel air sudah dibawa ke laboratorium independen, namun hasil resminya belum keluar. Dari uji lapangan sementara, pH air di bagian utara dan tengah berada di angka 7, sedangkan di selatan mencapai 9.

Meski angka di selatan terbilang tinggi, DLH menyebut kondisi itu masih dalam batas toleransi.

“Di utara masih bagus, 7 pH. Tengah juga 7 pH. Sementara selatan 9 pH, tapi masih bisa ditoleransi. Namun ini baru hasil sementara, besok kami cek ulang dengan titik yang sama,” jelas Amaludin.

Baca Juga:

KLH Tutup PT GRS di Serang, Sengaja Rusak Lingkungan!

Kereta Cepat Whoosh Terpaksa Berhenti Gegara Layangan Nyangkut

Dugaan Pencemaran

Sejauh ini, DLH belum menemukan indikasi kuat adanya pencemaran limbah industri sebagaimana dikhawatirkan warga sekitar. Amaludin menegaskan pihaknya masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab utama kematian ikan.

“Sehingga dugaan sementaranya belum bisa ditentukan, apakah dampak domestik atau kegiatan usaha. Hasil lab belum membuktikan itu,” ujarnya.

Selain memeriksa kualitas air, DLH juga menelusuri aktivitas usaha di sekitar Situ Cangkring. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah ada kontribusi dari kegiatan industri terhadap matinya ikan secara massal.

“Ini belum selesai. Kami akan verifikasi lapangan. Yang jelas, kondisinya memang banyak ikan yang mati,” tegas Amaludin.

Amaludin menegaskan, bila hasil laboratorium nantinya membuktikan adanya pencemaran limbah industri, DLH tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri