Jembatan Putus Setahun Dibiarkan, Warga Sukabumi Gotong Jenazah Seberangi Sungai

Gotong jenazah menyebrangi sungai
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Video yang beredar di media sosial menampilkan momen haru warga Kampung Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam rekaman itu, sejumlah warga tampak berjuang keras menggotong keranda jenazah sambil menyeberangi derasnya arus Sungai Cikarang tanpa adanya jembatan penghubung.

Kondisi tersebut terjadi lantaran satu-satunya jembatan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cibungur telah roboh sejak akhir 2024 dan hingga kini belum diperbaiki.

“Kami terpaksa nyeberang sungai karena tidak ada akses lain. Walau sedang banjir, kami harus tetap mengantar jenazah,” ungkap warga setempat Wahyudin (49) kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).

Wahyudin menjelaskan, lokasi TPU berada di seberang sungai, tepatnya di Kampung Cibungur, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran.

Selama ini, akses menuju lokasi hanya mengandalkan jembatan gantung. Namun, jembatan itu ambruk setelah diterjang banjir besar pada Desember 2024.

Warga sempat berinisiatif membangun jembatan darurat secara swadaya, tetapi bangunan sementara tersebut kembali rusak terseret banjir pada Maret 2025.

“Sudah sering seperti ini. Kalau ada yang meninggal, kami harus gotong jenazah nyeberang sungai. Padahal arusnya deras dan berbahaya,” tambahnya.

Tidak adanya jembatan penghubung ini tidak hanya menyulitkan proses pemakaman, tetapi juga berdampak pada aktivitas harian warga.

Anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang membutuhkan perawatan medis, hingga para petani yang hendak menuju lahan sawah di seberang sungai, semuanya kini terpaksa menyeberang dengan risiko besar.

“Jembatan itu vital untuk ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Tanpa jembatan, semua aktivitas warga lumpuh,” jelasnya.

Situasi ini semakin parah ketika musim hujan tiba, karena aliran sungai menjadi sulit diprediksi dan jauh lebih berbahaya.

Baca Juga:

Geger! Jenazah Pria Lansia Ditemukan di Danau Cibarengkok Bogor, Identitas Tidak Diketahui

Seorang Kakek di Batauga Sulteng Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton

Viralnya video tersebut memicu simpati sekaligus keprihatinan publik. Banyak warganet mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk segera mengambil langkah nyata.

Pembangunan jembatan permanen dinilai sangat mendesak guna menjamin keselamatan warga serta memastikan kelancaran akses vital di kawasan itu.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara