Penyebab Kematian Mahasiswa Unud Masih Simpang Siur, Pihak Keluarga Lapor Polisi

Penyebab tewasnya mahasiswa Unud
Ilustrasi. (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPOOGMEDIA.ID — Penyebab tewasnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (22) setelah terjatuh dari lantai empat salah satu gedung kampus pada Rabu (15/10/2025) hingga kini belum terungkap secara jelas.

Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan mengungkap kronologi pasti di balik insiden tragis yang menimpa anak mereka.

“Ingin mencari kebenaran kronologi kematian (TAS) karena yang selama ini kita terima itu berita masih simpang siur terkait kronologis kematiannya. Oleh sebab itu saya serahkan kepada pihak kepolisian yang memang sudah jadi tugasnya mereka, karena saya pun juga gak bisa menyelidiki masalah ini,” kata Lukas Triana Putra, ayah kandung korban di Polresta Denpasar, mengutip Kompas, Minggu (19/10/2025).

Lukas menyebut telah meminta klarifikasi dari pihak kampus mengenai insiden yang menimpa anaknya. Namun, menurutnya, penjelasan yang diberikan belum memberikan kepastian terkait kronologi kejadian tersebut.

“Kampusnya saya kemarin (berkomikasi), beritanya bolak-balik, beritanya itu berubah-berubah istilah, oleh sebab itu saya laporkan ke polisian dan tadi saya udah lihat ke lokasi, sebagai berdasar saya buat laporan,” kata dia.

Belum Ada Laporan Resmi, Polisi Tetap Lakukan Penyelidikan

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menyatakan pihaknya hingga kini belum menerima laporan resmi terkait insiden kematian mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS.

Hal ini disebabkan pihak keluarga sebelumnya sempat menyatakan tidak ingin melanjutkan perkara ke jalur hukum dan telah mengikhlaskan kepergian korban. Pernyataan tersebut bahkan telah disampaikan secara tertulis kepada Polsek Denpasar Barat.

“Informasi dari Unit Reskrim Denpasar Barat, orangtua korban menyampaikan tidak ingin membuat laporan dan telah ikhlas menerima kejadian tersebut. Bahkan saat proses identifikasi pun, orangtuanya menolak,” ujar Sukadi.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Polisi tetap melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap apakah korban murni bunuh diri, mengalami kecelakaan, atau ada unsur lain. Saat ini masih didalami oleh Polsek Denpasar Barat,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, TAS ditemukan meninggal dunia usai terjatuh dari lantai empat salah satu gedung di kampus Unud pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

Baca Juga:

Polisi Konfirmasi Mahasiswa Universitas Udayana Lompat dari Lantai 4 Bukan Lantai 2

Jatuh dari Lantai 2, Mahasiswa Fisip Unud Tewas

Menurut keterangan polisi, seorang saksi melihat korban memasuki gedung menggunakan lift dan menuju lantai empat.

Saksi sempat melihat TAS duduk di bangku panjang di luar ruang kelas, tampak gelisah setelah memantau situasi sekitar gedung. Karena tidak mengenal korban, saksi tidak mengajak berbicara.

Beberapa saat kemudian, saksi mendengar laporan bahwa seorang mahasiswa jatuh dari lantai empat gedung tersebut.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri