Digitalisasi Bansos Mulai Diuji, AI hingga Face Recognition Dipakai untuk Perlinsos

Bansos PKH
Ilustrasi Bansos PKH (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah resmi memulai uji coba digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) sejak September 2025 dengan Kabupaten Banyuwangi sebagai daerah percontohan. Langkah ini digadang-gadang bakal jadi pintu masuk utama sistem data penerima bantuan sosial di Indonesia.

Sistem Perlinsos dirancang agar terintegrasi dengan berbagai aplikasi dan data pemerintah melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP). Dengan SPLP, data penerima bansos bisa lebih valid, terstandarisasi, dan efisien.

Tak berhenti di sana, Perlinsos juga mengandalkan teknologi AI dan machine learning untuk mempercepat proses penargetan.

AI disiapkan untuk mengolah data dalam jumlah besar, termasuk menyusun algoritma penentuan penerima bantuan. Bahkan, face recognition sudah mulai dipakai untuk memverifikasi identitas penerima agar lebih tepat sasaran.

“Fungsi SPLP adalah menginterpretasikan data agar lebih valid, terstandarisasi, dan efisien,” jelas Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kemkomdigi, Yessi Arnaz Ferari, dikutip dari Portal Informasi Indonesia, Senin (22/9/2025).

Dari sisi keamanan, Komdigi menegaskan bahwa perlindungan data masyarakat jadi prioritas utama. Ada tiga fase yang dijaga ketat, yaitu saat data disimpan (at rest), saat dikirim (in transit), dan saat digunakan (at use), semuanya sesuai standar keamanan siber dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga:

Cara Menggunakan Face Recognition Untuk Boarding KAI

Untuk pendaftaran, masyarakat bisa langsung melalui aplikasi Portal Perlinsos, dengan syarat memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sedangkan bagi yang belum melek teknologi atau tidak punya smartphone, tersedia opsi pendaftaran lewat agen Perlinsos yang sudah dilatih khusus.

Dengan kombinasi AI, machine learning, integrasi sistem pemerintah, serta keamanan berlapis, Perlinsos diharapkan mampu menjadikan program bantuan sosial lebih tepat sasaran, transparan, cepat, dan bebas dari penyalahgunaan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City