Bandung Salurkan 20 Kg Beras per Keluarga untuk 85 Ribu Warga, Bantuan Langsung Hadapi Lonjakan Harga

Harga Eceran Tertinggi Beras Medium Naik Jadi Rp13.500 per Kilogram
Ilustrasi-Beras Medium (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 85.167 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini merupakan bagian dari program Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi Juni dan Juli 2025, yang digabung dan disalurkan sekaligus selama bulan Juli.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut penyaluran ini sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat di tengah naiknya harga beras di pasaran.

“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah. Bantuan CBP untuk dua bulan kami salurkan sekaligus. Artinya, stok beras kita di Bandung aman,” kata Farhan usai meninjau langsung distribusi bantuan di Kelurahan Cihapit, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga:

Bansos Disabilitas Cair Juli 2025, Cek Ini Ulasannya

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan setiap keluarga akan menerima dua karung beras, masing-masing 10 kilogram, atau total 20 kilogram.

“Penyaluran ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kemensos. Beras dibagikan hingga akhir Juli,” ucapnya.

Bantuan CBP tahun ini berbeda dibandingkan 2024, yang sempat dilakukan sebanyak sembilan kali. Pada 2025, penyaluran hanya dilakukan dua kali dalam setahun, namun jumlahnya lebih besar per periode.

Gin Gin juga memastikan, beras yang dibagikan adalah beras medium dengan standar mutu nasional. Kadar airnya berada di angka 12–14 persen, dan hasil uji kualitas menyatakan tekstur dan warna masih sangat baik.

Menanggapi isu beras oplosan yang mencuat belakangan, Wali Kota Farhan menegaskan bahwa hingga kini belum ditemukan kasus di Kota Bandung. Namun Pemkot tetap menunggu hasil uji acak dari Satgas Pangan.

“Kami tetap siaga. Pemeriksaan dilakukan rutin demi memastikan beras yang disalurkan benar-benar layak konsumsi,” ujarnya.

Farhan juga menekankan pengendalian harga pangan tak bisa hanya bergantung pada satu sisi. Pemerintah tetap harus menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan petani.

“Kita tidak bisa menahan harga beras terlalu rendah karena petani juga butuh harga jual yang menguntungkan. Tapi tugas kami memastikan rakyat tidak kesulitan membeli,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengarahkan belanja daerah dalam APBD Perubahan 2025 sebesar Rp8,36 triliun untuk menopang perekonomian warga, termasuk melalui bantuan langsung seperti CBP. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City