Steam Ngaku Salah Sistem IGRS, Bikin Bingung Gamers Indonesia

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Setelah sempat menimbulkan banyaknya kebingungan terkait pernyataan Komdigi soal permintaan maaf Steam, akhirnya platform distribusi game digital tersebut memberikan konfirmasi resmi dari mereka melalui rilisan pers di aplikasi Steam.

Dalam pernyataan tersebut, Valve selaku badan perusahaan yang mengelola steam menjelaskan bahwa mereka telah melakukan komunikasi dengan pihak Komdigi selama kurang lebih 2 tahun. kerja sama ini dilakukan untuk melakukan pengawasan mendalam terhadap penerapan sistem Indonesia Game Rating System (IGRS), yaitu sistem klasifikasi umur dari Indonesia.

Namun, penerapan sistem ini ternyata belum berjalan dengan sempurna, yang mengakibatkan banyaknya game mendapatkan label umur yang tidak akurat dengan genre game saat penerapan sistem IGRS pada 2-5 April 2026. Steam mengakui adanya miskomunikasi antara kedua belah pihak.

Dalam penjelasan mereka dikatakan bahwa sistem rating yang sedang dikembangkan menggunakan data dari Developer untuk menerapkan rating usia berdasarkan regulasi IGRS. Hal ini dilakukan untuk tujuan memberikan informasi yang jelas kepada para pengguna terkait isi konten game serta batas usia yang akurat. Meski begitu, Steam menjelaskan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya siap digunakan secara massal.

Baca Juga:

Sistem IGRS di Steam Menghilang, Penilaian Game Kembali Gunakan PEGI

Roblox Batal Diblokir di RI, Janji Patuhi Regulasi dan Lindungi Anak-anak

sebagai bentuk pertanggung jawaban dari pihak Steam, Steam memutuskan untuk menghentikan sementara penggunaan sistem IGRS. langkah ini diambil untuk mengurangi kebingungan di antara para pengguna, sekaligus memberikan waktu untuk Steam dan Komdigi untuk melakukan diskusi lebih lanjut mengenai sistem IGRS serta melakukan evaluasi tambahan untuk menyempurnakan sistem IGRS tersebut.

Saat ini, pihak Steam tengah mempersiapkan langkah-langkah tambahan agar sistem klasifikasi ini bisa berjalan dengan lebih akurat dan sesuai dengan standar yang diterapkan IGRS. Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan sistem IGRS akan diterapkan kembali.

Melihat penerapan awal yang masih terdapat banyak masalah, besar kemungkinan penerapan sistem IGRS akan ditunda lebih lama untuk menyempurnakan metode maupun sistem penilaian yang digunakan. hal ini sangat krusial karena untuk mencegah agar masalah yang sama tidak terulang kembali di masa depan.

(Magang Unpas/ Rahmadani)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City