BBM Subsidi Dibatasi, Ini Kategori Mobil Dilarang Isi Pertalite

BBM Pertalite Dibatasi
(Dok.Pertamina)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia mengambil rencana untuk melakukan pembatasan pembelian BBM subsidi. Alasannya, yaitu untuk mengurangi beban subsidi.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, perihal pembatasan konsumsi BBM itu harus menunggu kebijakan resmi dari pemerintah. Lantaran mengingat, Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 yang akan menjadi aturannya, sampai saat ini masih belum tuntas.

Untuk diketahui, dalam Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tertuang mengenai penataan, penyediaan dan harga jual eceran BBM.

BACA JUGA: Daftar Harga BBM Juli 2024 di DKI Jakarta, Shell Super Turun!

Dalam revisi aturan tersebut, akan memuat pembatasan pembelian BBM subsidi berdasar kriteria kendaraan pengguna BBM jenis solar maupun pertalite dan aturan tentang pengawasan penyaluran subsidi.

Erick mengungkapkan, sejauh ini terkait masalah yakni kurang teapat sasaran. Hal itu terjadi pada BBM dan juga subsidi listrik pemerintah.

“Jangan sampai orang yang mampu justru bisa menikmati BBM bersubsidi, sama halnya seperti listrik juga begitu. Rumah besar di perusahaan besar tagihannya dengan yang kurang baik kok sama,” ungkapnya.

Menurut  Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, akan menjalani perintah dari pemerintah jika Perpres 191 sudah selesai.

Nantinya, akan ada larangan kendaraan yang mengkonsumsi BBM bersubsidi. Adapun batasnya, mobil di atas 1400 cc dan sepeda motor 250 cc.

Artinya, sejumlah mobil yang tak melebihi kapasitas mesin di atas masih dapat mengisi BBM bersubsidi, seperti:

Honda

Brio 1.199 cc

Kia

Picanto 1.248 cc

Seltos bensin 1.353 cc

Rio 1.348 cc

Wuling

Formos 1.206 cc

Daihatsu

Ayla 998 cc dan 1.197 cc

Sigra 998 cc dan 1.197 cc

Sirion 1.329 cc

Rocky 998 cc dan 1.198 cc

Xenia 1.329 cc

Suzuki

Ignis 1.197 cc

S-Presso 998 cc

Nissan 

Kicks e-Power 1.198 cc

Magnite 999 cc

Toyota

Agya 1.197 cc

Calya 1.197 cc

Raize 998 cc dan 1.198 cc

Aavanza 1.329 cc

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar