Langkah Pemotongan BBM Bersubsidi 2025, Pemerintah Enggan Rugi?

bbm bersubsidi (3) (1)
(Dok.Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk mengurangi BBM bersubsidi dan kompensasi energi pada tahun 2025.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penghematan anggaran negara bisa mencapai Rp 67,1 triliun. Salah satu fokus utama adalah pengurangan konsumsi BBM bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar, sebesar 17,8 juta kilo liter (KL).

Perubahan juga termasuk pengendalian subsidi LPG 3 kg serta penerapan tariff adjustment untuk pelanggan listrik non-subsidi pada golongan rumah tangga dengan daya 3.500 VA ke atas dan golongan pemerintah. Langkah itu diharapkan dapat menyeimbangkan beban anggaran negara dan memastikan bahwa subsidi yang diberikan tepat sasaran.

Pengendalian Konsumsi BBM Bersubsidi

Hal itu, sebagaimana yang tertuang dalam dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal tahun 2025.

BACA JUGA: 2025, BBM Bersubsidi Makin Dibatasi!

“Keseluruhan simulasi reformasi subsidi dan kompensasi energi ini diproyeksikan akan menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp 67,1 triliun per tahun,” tulis dokumen Kerangka Ekonomi Makro tersebut, dikutip Senin (27/5/2024).

Konsumsi BBM Solar dan Pertalite akan dikendalikan dengan mengurangi volume subsidi sebesar 17,8 juta KL. Pemerintah menargetkan subsidi ini lebih berkeadilan dengan membatasi kategori konsumen yang berhak menerima. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban subsidi yang sebagian besar dinikmati oleh rumah tangga kaya, serta mengurangi polusi udara dari emisi kendaraan.

Dengan pengurangan subsidi BBM, pemerintah memperkirakan akan ada penghematan anggaran sebesar Rp 67,1 triliun per tahun. Anggaran yang dihemat ini dapat dialokasikan untuk program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan mendukung kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan.

Pengendalian konsumsi BBM juga diharapkan dapat mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi kendaraan. Saat ini, polusi udara dari gas buang kendaraan menyumbang sekitar 32-57 persen dari total polusi udara. Dengan kebijakan ini, diharapkan kualitas udara di perkotaan dapat membaik dan kesehatan masyarakat meningkat.

Pemerintah akan menetapkan kuota penyaluran BBM bersubsidi secara ketat dan mengawasi distribusinya. Kuota penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) untuk Pertalite pada tahun 2024 ditetapkan sebesar 31,7 juta KL, sementara kuota Solar subsidi sebesar 17,8 juta KL.

Pengurangan Kategori Konsumen

Selain itu, dengan pengendalian kategori konsumen yang berhak menerima subsidi. Konsumen yang tidak berhak, seperti rumah tangga kaya dan sektor industri besar, akan dibatasi aksesnya terhadap BBM bersubsidi. Ini bertujuan agar subsidi yang diberikan lebih tepat sasaran dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun