IEA, IMF, Bank Dunia Sebut Lonjakan Harga Energi Bakal Berlangsung Lama!

harga energi
Ilustrasi. (Gemini/Ai)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — International Energy Agency, Dana Moneter Internasional, dan Grup Bank Dunia mengeluarkan peringatan bersama: harga bahan bakar dan pupuk berpotensi bertahan tinggi dalam periode yang lebih panjang.

Pesan ini penting karena menunjukkan krisis energi tidak akan selesai hanya dengan normalnya jalur pelayaran.

Hormuz Pulih, Harga Belum Tentu Turun

Ketiga lembaga menilai pemulihan arus distribusi di Selat Hormuz tidak otomatis mengembalikan harga ke level normal.

Kerusakan rantai pasok global, keterlambatan pengiriman, serta penyesuaian produksi membuat pasar komoditas membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Artinya, persoalan utama bukan sekadar jalur logistik, tetapi efek berantai yang sudah telanjur menyebar ke sistem global.

Dampak tertinggi diperkirakan dirasakan negara importir energi, terutama negara berpenghasilan rendah.

Kenaikan harga minyak, gas, dan pupuk akan menekan fiskal, memperburuk inflasi, serta memperbesar ancaman krisis pangan. Saat biaya energi naik, harga pangan biasanya ikut terdorong.

Di titik ini, tekanan ekonomi berubah menjadi risiko sosial.

Ancaman ke Lapangan Kerja

Laporan tersebut juga menyoroti efek lanjutan berupa perlambatan ekonomi, pelemahan sektor pariwisata, hingga meningkatnya pengangguran.

Ketika biaya produksi mahal dan permintaan menurun, perusahaan cenderung menahan ekspansi atau memangkas tenaga kerja.

Dengan kata lain, konflik geopolitik kini berdampak langsung ke dapur rumah tangga.

Baca Juga:

Harga Plastik Naik Meroket, RI Buru Pasokan Nafta ke India-AS

Harga Kripto Meledak, Koin Top Hijau Massal!

Koordinasi Global Diperkuat

IMF dan Bank Dunia menyatakan siap memberi dukungan kebijakan maupun bantuan keuangan bagi negara yang terdampak paling berat.

Langkah ini menunjukkan dunia memasuki fase mitigasi, bukan lagi sekadar observasi.

Fokus utamanya kini adalah menjaga stabilitas harga, memulihkan ekonomi, dan mencegah gelombang krisis baru akibat energi yang terlalu mahal.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City