Celios Ungkap Dampak Ekonomi Perang AS vs Iran yang Bisa Tekan BBM, Rupiah, hingga Daya Beli WNI

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Celios neyampaikan analisis “Dampak Ekonomi Perang AS vs Iran yang Pengaruhi Hidup Jutaan WNI”, yang memetakan potensi efek konflik geopolitik terhadap harga BBM, APBN, nilai tukar rupiah, harga emas, hingga inflasi pangan di Indonesia.

Celios memaparkan risiko lonjakan harga minyak mentah dunia, tekanan subsidi energi, serta dampaknya terhadap kelas menengah dan masyarakat berpenghasilan pas-pasan.

Celios menyebut harga minyak mentah Brent sejak awal tahun telah naik 20,7 persen menjadi USD 72,8 per barel. Mereka juga mengingatkan kemungkinan skenario terburuk jika harga melonjak ke kisaran USD 100–120 per barel.

“Worst case ke 100-120 usd per barrel mungkin banget,” tulis Celios dalam unggahannya.

Kenaikan harga minyak global dinilai berpotensi menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama karena subsidi energi Indonesia masih sangat bergantung pada energi fosil.

Asumsi harga minyak dalam APBN 2026 berada di angka USD 70 per barel. Jika harga melampaui asumsi tersebut, beban subsidi energi akan semakin berat.

“Makin tergantung fossil, makin berat subsidi energi terutama disaat konflik produsen minyak terjadi,” ungkt Celios.

Mereka juga mempertanyakan implikasinya terhadap harga BBM nonsubsidi maupun subsidi. “Di atas itu apa kabar harga Pertamax dan Pertalite?” tulisnya.

Unggahan tersebut turut menyoroti peran strategis Selat Hormuz dalam perdagangan minyak dunia. Disebutkan bahwa 20 persen kapal pengangkut minyak dunia melintasi Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Jika konflik meluas dan mengganggu jalur ini, distribusi minyak global bisa terdampak signifikan.

Selain minyak, Celios juga membahas dampak ke pasar keuangan. Mereka mencatat harga emas global naik 48,4 persen dalam enam bulan terakhir, dipicu ketegangan di Timur Tengah. Fenomena ini disebut sebagai flight to quality, ketika investor memindahkan aset dari instrumen berisiko ke aset yang dianggap lebih aman.

“Kalau geopolitik kacau kita sebut flight to quality. Investor geser dari aset berisiko ke aset yang risikonya lebih rendah,” tulis Celios.

Dampaknya terhadap masyarakat Indonesia pun disinggung secara langsung. “Buat WNI yang pegang rupiah ini sih cobaan,” lanjut unggahan tersebut, merujuk pada potensi pelemahan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

Dalam skenario eskalasi lebih lanjut, Celios menggambarkan kemungkinan invasi darat jika konflik AS dan Iran membesar. Mereka menilai kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi akan mencari instrumen aman seperti emas atau memindahkan dana ke luar negeri. Sementara masyarakat berpenghasilan pas-pasan menghadapi tekanan ekonomi harian.

“Orang kaya sih bakal borong emas, dan pindahin uang keluar negeri. Lha kita yang pas-pasan? Tiap hari adalah perang ekonomi,” tulis Celios.

Tak hanya energi dan nilai tukar, unggahan tersebut juga menyinggung risiko inflasi pangan. Gangguan rantai pasok akibat perang disebut dapat memicu kenaikan harga bahan pokok seperti ayam, telur, beras, dan sayuran. Kondisi itu berpotensi menggerus tabungan serta menurunkan disposable income kelas menengah.

Di sisi fiskal, Celios menyoroti penarikan utang pemerintah. Disebutkan bahwa pada Februari pemerintah menarik utang baru sebesar Rp75,6 triliun, yang disebut sebagai penarikan utang valas terbesar sejak 2017. Mereka menyebut kondisi ini sebagai “ijon utang valas”.

“Ambisi utang pemerintah makin berat,” tulisnya, sembari menyebut kondisi tersebut dapat membuat semua generasi semakin tertekan secara ekonomi.

Sebagai penutup, Celios mengajak masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Mereka mengingatkan agar publik tidak terjebak gaya hidup konsumtif di tengah ketidakpastian global.

“Brace yourself for the worst,” tulis Celios.
“Jangan hedon please… Jangan doom spending please…”

Unggahan itu juga mendorong penguatan solidaritas sosial di tingkat akar rumput sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang mungkin terjadi.

“Mulai perkuat solidaritas di akar rumput. Saling bantu sesama warga,” demikian pesan penutup dalam unggahan tersebut.

Analisis yang dibagikan Celios menempatkan konflik geopolitik bukan sekadar isu luar negeri, melainkan potensi ancaman nyata terhadap stabilitas ekonomi domestik dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Anggia Ananda Safitri)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...

2

IMG_8753_11zon-1_11zon-scaled-3
Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Teriakan massa yang merasa prihatin dengan keadaan negara tercinta yang semakin hari semakin memprih...

3

interior wuling binguo ev
Menelusup Interior Wuling BinguoEV, Manjain Kemewahan Penumpang?
BANDUNG,TM.ID: Wuling BinguoEV usai peluncurannya terhitung sudah sepekan, telah terkuak bagian-bagian...

4

Kairissta Chaniago
Ini Penyebab Kematian Selebgram Kairissta Chaniago, Kerabat: ENGGAK YAA, Bukan Karena Diving!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Selebgram Kairissta...

5

IMG-20250714-WA0008-1
Saat Matahari Pulang
BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS  — Potret indah sebuah senja di tepi pantai yang memukau mata dan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...