Ari Lasso Cs Gratiskan Lagu, WAMI: Kami Petugas yang Jalankan Aturan!

WAMI
WAMI angkat bicara soal royalti (instagram/@adiadrian22)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polemik soal sejumlah musisi yang memutuskan menggratiskan karya mereka dari pungutan royalti semakin panas. Setelah Ari Lasso menyatakan lagunya boleh dibawakan di kafe atau restoran tanpa pungutan, kini giliran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) memberikan klarifikasi.

Gelombang “gerakan gratis royalti” berawal dari pernyataan Ari Lasso. Mantan vokalis Dewa 19 itu dengan lantang menyebut siapa pun boleh menyanyikan lagunya tanpa khawatir kena pungutan. Sikap Ari kemudian diikuti sejumlah musisi lain, seperti Tompi, Charly Van Houten, hingga Uan dari Juicy Luicy.

Bagi sebagian musisi, keputusan ini menjadi bentuk protes terhadap tata kelola royalti yang dinilai tidak transparan dan tidak adil. Namun di sisi lain, langkah mereka menimbulkan kebingungan, terutama bagi pelaku usaha yang wajib mematuhi aturan soal pembayaran royalti musik.

WAMI Tegaskan Hanya Ikut Aturan

Menanggapi kegaduhan tersebut, Presiden Direktur WAMI, Adi Adrian, menegaskan lembaganya tidak punya kuasa untuk mengubah aturan.

“Sebenarnya tadi saya sudah sampaikan, ya, bahwa kami ini adalah petugas yang diberi kewenangan. Nah, tupoksi kami adalah meng-collect,” ujar Adi dalam jumpa pers di kantor WAMI, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025).

Adi menambahkan, WAMI hanya akan memungut royalti sesuai koridor hukum. Jika suatu saat ada perubahan regulasi, pihaknya siap menyesuaikan.

“WAMI ikutin tupoksi saja. Sepanjang kami sebagai pelaksana, ya sudah jalankan. Kalau ditarik pelaksananya, ya kami tanya, ‘Kenapa? Ada hal baru?’ Jadi poinnya, kami ikuti aturan main saja,” jelasnya.

Baca Juga:

Ari Lasso Kembali Dikecewakan WAMI Soal Royalti: ‘Curi Start’ Klarifikasi!

Ari Lasso Gaungkan Petisi #AuditWAMI, Ajak Patungan Sewa Auditor Independen

Payung Hukum Ada di LMKN

Adi menekankan bahwa WAMI berdiri di bawah payung Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Semua aturan, menurutnya, dibuat di level nasional dan wajib dijalankan.

“Kalau di Indonesia ini, payung kami adalah LMKN. WAMI play by the rules. Koridor kami adalah aturan main. Rules itu bukan WAMI yang buat, jadi kami hanya menjalankan,” bebernya.

Dengan kata lain, meski ada musisi yang mengizinkan lagunya dibawakan tanpa royalti, secara hukum pungutan tetap berlaku selama belum ada regulasi baru yang membebaskannya.

(Hafidah Rismayanti)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...