Terlalu Merusak, Pemerintah Bekukan Tambang dan PLTA Batang Toru!

plta batang toru
(X/trias.ayusi)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah menghentikan sementara aktivitas tambang, perkebunan sawit, serta pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sejumlah wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga. Langkah ini diputuskan setelah rangkaian banjir bandang dan longsor melanda berbagai daerah di Sumatera.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, usai melakukan inspeksi udara dan pemeriksaan langsung di kawasan hulu.

Kebijakan ini dilakukan untuk menilai dampak kegiatan usaha terhadap potensi bencana serta memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar perlindungan lingkungan.

Hanif juga melakukan pengecekan di beberapa perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan sensitif tersebut, termasuk PT Agincourt Resources, PTPN III, dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) sebagai pengembang PLTA Batang Toru.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, pemerintah memutuskan ketiga perusahaan harus menghentikan seluruh operasional sambil menjalani audit lingkungan.

“Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan di hulu DAS Batang Toru wajib menghentikan operasional dan menjalani audit lingkungan,” tegas Hanif, Sabtu (6/12/2025).

Ia menambahkan, pemerintah telah memanggil pihak perusahaan untuk pemeriksaan resmi di Jakarta.

“DAS Batang Toru dan Garoga adalah kawasan strategis dengan fungsi ekologis dan sosial yang tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.

Baca Juga:

Ferry Irwandi Lihat Situasi di Aceh Tamiang Mengerikan, Warga Minum Air Banjir

Update Korban Banjir Sumatera-Aceh: 867 Meninggal, 849 Ribu Mengungsi

Deputi Bidang Penegakan Hukum KLH/BPLH, Rizal Irawan, mengungkapkan temuan pembukaan lahan besar-besaran dari hasil pemantauan udara.

“Dari overview helikopter, terlihat jelas aktivitas pembukaan lahan untuk PLTA, hutan tanaman industri, pertambangan, dan kebun sawit. Tekanan ini memicu turunnya material kayu dan erosi dalam jumlah besar,” kata Rizal.

Hanif menegaskan bahwa seluruh kegiatan di kawasan tersebut harus dievaluasi ulang, terutama di tengah curah hujan ekstrem yang sudah melebihi 300 mm per hari.

“Pemulihan lingkungan harus dilihat sebagai satu lanskap utuh. Jika ditemukan pelanggaran yang memperburuk risiko bencana, proses hukum pidana tidak tertutup kemungkinan,” ujarnya.

KLH/BPLH juga mulai memperketat verifikasi persetujuan lingkungan dan kesesuaian tata ruang terhadap seluruh aktivitas di lereng curam, alur sungai, serta wilayah hulu DAS. Pemerintah menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terbukti mengabaikan aturan.

“Penegakan hukum lingkungan adalah instrumen utama untuk melindungi masyarakat dari bencana yang dapat dicegah,” tutur Hanif.

Pemerintah memastikan proses verifikasi lapangan masih terus berlangsung terhadap perusahaan lain yang diduga ikut meningkatkan tekanan ekologis di Sumatera.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Desa Cisaat Subang
Menjelajah Desa Cisaat Subang, Saat Budaya dan Alam Menjadi Ruang Belajar Wisatawan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Udara pegunungan Ciater menyapa lembut begitu kaki menjejak Desa Cisaat....

2

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

3

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

4

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

5

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...