Terinspirasi Bocah Naik Motor Madura-Jakarta, Usia Pembuatan SIM Digugat

(Ilustrasidok.Pemkab Maluku Tengah)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pria bernama Taufik Idharudin warga Solo yang terkesan dengan kisah dua bocah yang menempuh perjalanan secara nekat dari Sampang, Madura hingga ke Jakarta dengan mengendarai sepeda motor.

Dengan dasar itu, Taufik berani mengajukan permohonan uji materi kepada MK terkait pemberian SIM bagi pengendara berusia di bawah 17 tahun.

Menurutnya, dengan kemampuan yang dimiliki oleh kedua bocah tersebut, seharusnya mereka layak untuk mendapatkan SIM.

“Saya ingin mengajukan permohonan tentang uji materi Pasal 81 Ayat 2 Huruf a UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terhadap UUD 1945, karena saya merasa kagum dengan dua bocah, yaitu inisial SZ berusia 11 tahun dan DR usia 10 tahun dari Sampang, Madura,” kata Taufik Idharudin melansir Antara, Senin (22/4/2024).

BACA JUGA: Dua Bocah dari Madura Berangkat Nekat ke Jakarta Pakai Motor Tanpa Helm

Permohonan uji materi tersebut tidak hanya tentang kasus konkret kedua bocah dari Madura, tetapi juga memiliki implikasi yang lebih luas terhadap anak-anak di bawah usia 17 tahun yang memiliki kemampuan mengemudi.

Jika permohonan tersebut dikabulkan, hal ini dapat membuka pintu bagi anak-anak yang berpengalaman dalam mengemudi untuk memperoleh SIM, asalkan mereka dapat membuktikan kemampuan dan kematangan yang memadai.

“Saya kagum dengan keterampilan dan keahlian mereka karena mereka dari Sampang ke Semarang sekitar 430 km, tapi bisa dalam kondisi selamat. Artinya keterampilan dan kemampuan mereka sudah setara dengan orang berusia di atas 17 tahun,” jelasnya.

Setelah diajukan, permohonan uji materi itu akan melalui serangkaian proses hukum di Mahkamah Konstitusi. Pengadilan akan meninjau argumen dari kedua belah pihak, baik dari pihak pemohon maupun pihak yang menjadi tergugat.

Dalam hal ini, MK akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspek hukum, kemanusiaan, dan keadilan.

Pengadilan akan mempertimbangkan dengan seksama argumen yang diajukan oleh Taufik Idharudin dan kuasa hukumnya.

Mereka akan menilai apakah permohonan tersebut memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam hukum positif dan apakah argumen yang diajukan dapat dibenarkan secara moral dan etis.

Jika permohonan uji materi ini dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi, maka hal ini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap kebijakan peraturan SIM di Indonesia.

Anak-anak di bawah usia 17 tahun yang memiliki kemampuan mengemudi yang memadai dapat diberikan kesempatan untuk memperoleh SIM, yang sebelumnya diatur secara ketat oleh peraturan yang ada.

Meskipun permohonan uji materinya telah diajukan, namun proses hukum masih akan berjalan dan keputusan akhir akan ditentukan oleh Mahkamah Konstitusi.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Desa Cisaat Subang
Menjelajah Desa Cisaat Subang, Saat Budaya dan Alam Menjadi Ruang Belajar Wisatawan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Udara pegunungan Ciater menyapa lembut begitu kaki menjejak Desa Cisaat....

3

IMG_4523
LLDIKTI Jabar Angkat Bicara Soal Polemik Universitas Bandung
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Problematika Universitas Bandung atau Bandung University akibat terhambatnya...

4

siswi digunduli cianjur
Viral Siswi SD Cianjur Digunduli Guru, KPAI Angkat Bicara!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons terkait viral siswi...

5

DKPP Kota Bandung Kembali Gelar GPM Jelang Ramadhan
DKPP Kota Bandung Kembali Gelar GPM Jelang Ramadhan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung kembali gencarkan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...