Soal Merger dan Akuisisi, OJK Singgung Muhammadiyah hingga Muamalat

Sektor Jasa Keuangan Jawa Barat yang Resilient untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Ilustrasi.-OJK (Dok. Kominfo)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan sikap terbaru soal upaya konsolidasi industri perbankan syariah.

Sebelumnya, muncul berbagai kabar mengenai merger dan akuisisi belakangan ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, bahwa otoritas mendukung wacana Muhammadiyah mengakuisisi PT Bank KB Bank Syariah (KBBS).

Ia menilai, lebih baik bila organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu mencaplok bank syariah dibandingkan mendirikan yang baru.

“Kalau kita welcome aja [rencana Muhammadiyah akuisisi KBBS], tentu saja. Tentu tidak mengharapkan mendirikan [bank] yang baru ya,” ujar Dian di Hotel Raffles Jakarta, Senin (29/7/2024).

BACA JUGA: 14 Bank BPR Bangkrut di Juli 2024 Gegara Mismanagement

Dian menyatakan, bahwa mendirikan perusahaan perbankan baru akan memakan biaya yang mahal. Maka lebih baik mengakuisisi yang sudah ada.

“Mendirikan [bank] yang baru itu di samping mahal biayanya, tentu kalau mau mengakuisisi bank yang ada nggak ada masalah juga saya kira. Itu mungkin lebih baik,” kata Dian.

Seperti diketahui, OJK sedang mendorong konsolidasi di industri perbankan syariah, dalam rangka memperkuat industri tersebut.

Berkaitan hal itu, Dian juga berbicara mengenai nasib investor PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (BMI). Sebagaimana diketahui, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) telah membatalkan rencana akusisi Bank Muamalat.

Dian mengatakan BMI yang merupakan bank syariah tertua di Indonesia itu masih terbuka untuk diakuisisi. Bahkan, Dian menyebut BTN belum sepenuhnya memutuskan bahwa rencana akuisisi tersebut batal.

“[Bank] Muamalat tentu saya masih terbuka ya. Bank Muamalat juga masih belum, di BTN juga belum 100% memutuskan [batal akuisisi]. Jadi saya kira terbuka aja [kedatangan investor baru],” ucap Dian.

Masih terkait dengan pelepasan atau spin off UUS, Dian enggan menjawab ketika ditanya terkait kabar terbaru penggabungan atau merger sebanyak 3 hingga 4 bank syariah yang dinisiasi oleh bank swasta.

“Harus [saya] tanya [dulu], nanti saya update belakangan ya,” katanya.

Ketika ditanya apakah inisiator itu adalah CIMB Niaga Syariah yang merupakan UUS PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), Dian hanya tertawa.

Mengingatkan saja, pada bulan Februari lalu, Dian mengatakan nilai aset dari merger beberapa bank syariah swasta ini belum dapat diketahui, tetapi minimal akan mencapai Rp200 triliun.

“Ini di-lead oleh bank swasta bukan bank BUMN. Justru ini adalah bagian dari implementasi POJK terkait masalah spin off perbankan syariah. Nah, ini yang sedang kita terus matangkan, ada beberapa calon-calon yang dan tentu kita mengharapkan akan menjadi merger yang cukup besar jugalah kira-kira,” kata Dian selepas Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 di St. Regist, Selasa (20/2/2024).

“Saya tidak mention dulu. Iya swasta, itu bisa 3 atau 4 bank. Saya kira ini baguslah positif. Sambutan bank terhadap POJK kita cukup bagus,” kata Dian.

CIMB Niaga Syariah pun sedang bersiap untuk spin off. Seperti diketahui, spin off UUS perbankan diatur dalam POJK No. 12 Tahun 2023, yang mengatur bahwa UUS wajib spin off jika telah memiliki aset 50% dari aset induk dan/atau total aset mencapai Rp50 triliun. Per Maret 2024, aset CIMB Niaga Syariah tercatat sebesar Rp62,74 triliun.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026