Sekolah Rakyat Jadi Prioritas, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 20 Triliun

Anggaran Sekolah Rakyat Ro 20 Triliun
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menyebutkan, kondisi bangunan sekolah secara umum sudah bagus dan layak. Ia menekankan, pentingnya perhatian lebih pada kondisi asrama, khususnya asrama putra. Hal tersebut di ungkapnya saat kunjungan kerja ke berbagai proyek strategis nasional di Sulawesi Utara.

Salah satu titik penting yang ditinjau adalah Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, beserta fasilitas asrama dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Karena mereka lebih aktif, perlu perawatan lebih dini. Namun secara keseluruhan, 90% bangunan sudah bagus,” ujar Menteri Dody Hanggodo kepada wartawan, Sabtu (2/10/2025).

Dody Hanggodo mengungkapkan, pemerintah berencana membangun 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan 100 sekolah telah memulai konstruksi sejak Oktober 2025.

Baca Juga:

Tegas, Prabowo Umumkan 165 Sekolah Rakyat Beroperasi September Ini!

Smart TV Bantuan Prabowo Dipakai Guru Karaoke di Sekolah, Pemkab Beri Teguran!

Ini merupakan tahap awal menuju model sekolah rakyat ideal.

“Tahun 2026 adalah tahap satu, dengan target pembangunan 100 hingga 200 sekolah rakyat,” jelasnya.

Pembangunan sekolah rakyat dilakukan sepenuhnya menggunakan APBN, dengan kebutuhan lahan antara 5 hingga 10 hektare per sekolah.

Dana yang disiapkan pun tidak main-main yaitu, sekitar Rp 20 triliun untuk 100 sekolah, atau sekitar Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar per sekolah.

“Kami harap pemerintah daerah siapkan lahannya. Untuk Sulawesi Utara, akan ada tambahan dua sekolah rakyat di Minahasa dan Bolaang Mongondow,” tambahnya.

Menteri Dody Hanggodo menekankan, pentingnya keberadaan fasilitas olahraga di setiap sekolah rakyat sebagai bagian dari pendekatan holistik terhadap pendidikan.

“Kesehatan itu penting, jadi fasilitas olahraga wajib ada di tiap sekolah rakyat,” tandasnya.

Selain proyek pendidikan, dirinya juga mengunjungi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Wasian, Kecamatan Kakas, Minahasa. Sistem irigasi di desa ini memanfaatkan pompa berbahan bakar solar, serta bendungan dan waduk lokal untuk mengairi sawah warga.

Sementara itu, hukum tua Desa Wasian, Marleina Lalamentik mengaku bersyukur, dengan adanya sistem irigasi itu membuat masyarakat semakin mudah untuk melakukan kegiatan di sawah.

“Pompa ini sangat berarti bagi kami. Sawah yang diairi mencapai 82 hektare,” katanya.

Tidak itu saja, Doddy Hanggodo juga melihat kondisi sekolah rakyat menengah pertama (SRMP) 21 Manado. Kehadirannya disambut para siswa. Salah satunya siswa Febio Asagaf yang merasa senang karena mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kami senang dapat pendidikan gratis dengan fasilitas lengkap. Terima kasih untuk Pak Presiden Prabowo dan Pak Menteri PU,” tutupnya. (usamah Kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara