Smart TV Bantuan Prabowo Dipakai Guru Karaoke di Sekolah, Pemkab Beri Teguran!

Guru Karaoke
Guru Karaoke viral di media sosial (X)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Media sosial digegerkan dengan beredarnya video dua guru di Pandeglang, Banten, yang asyik karaoke dan berjoget di area sekolah pada jam pelajaran. Aksi tersebut langsung menuai kritik publik dan berujung teguran dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Dalam video viral itu terlihat dua guru berseragam dinas ASN berwarna cokelat sedang bernyanyi menggunakan mikrofon.

Sang guru pria tampak memegang mic sambil melihat layar smart TV, sementara guru perempuan ikut berdendang di belakangnya. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di SDN Ciodeng 2, Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang, Didin Pahrudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut dua guru yang viral itu ternyata pasangan suami istri, masing-masing menjabat sebagai kepala sekolah di SDN Ciodeng 2 dan SDN Pasir Tenjo 2.

“(Kejadian) katanya pukul 11.00 WIB. Mereka beralasan sedang mencoba smart TV bantuan dari pemerintah pusat. Karena hobi bernyanyi, akhirnya berduet,” kata Didin, Senin (29/9).

Smart TV Bantuan Pusat Disalahgunakan

Didin menjelaskan, sejumlah sekolah memang baru saja mendapat bantuan smart TV dan perangkat pendukung dari pemerintah pusat. Fasilitas itu seharusnya digunakan untuk mendukung pembelajaran, bukan dipakai di luar fungsi resmi.

“Ada aturan yang mengikat dari pusat bahwa penggunaan inventaris tersebut ada aturan yang harus dipatuhi. Itu bantuan dari pusat, satu sekolah dapat satu unit,” ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menargetkan distribusi layar digital pintar atau smart digital screen akan menjangkau 330 ribu sekolah hingga akhir 2025. Pada 10 November 2025 mendatang, sekitar 100 ribu sekolah ditargetkan sudah menerima bantuan tersebut.

Baca Juga: 

Mengenal Sosok JD Vance Wakil Pesiden AS Terpilih 2024

Mensos Ungkap 33 Ribu Pendamping Bansos PKH Bakal Diangkat Jadi ASN

Ditegur dan Diminta Minta Maaf

Menurut Didin, kedua guru yang asik karaoke tersebut telah dipanggil ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan diberikan teguran resmi karena melanggar kode etik ASN.

“Dipanggil lagi ke BKD sekaligus diberikan teguran. Mereka mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang,” jelas Didin.

Ia menambahkan, peristiwa ini sangat disayangkan karena dilakukan pada saat jam pelajaran. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan para guru bisa lebih bijak memanfaatkan fasilitas bantuan untuk kepentingan pendidikan.

“Itu masih jam kerja, sangat disayangkan. Mereka sudah mengakui kesalahannya, dan kami sudah menegur,” tegasnya.

(Hafidah Rismayanti/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara