Kemenkes Buka Beasiswa Khusus D3-S3, Simak Persyaratannya!

Kemenkes
(Pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di negara ini. Sejalan dengan misi ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan pembukaan program beasiswa tugas belajar bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Kesempatan ini memberikan peluang emas bagi para PNS dan nakes yang telah menyelesaikan program Nusantara Sehat untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka. Pendaftaran beasiswa telah buka mulai hari Kamis (4/1/2024) dan akan berlangsung hingga Sabtu (10/2/2024).

Program beasiswa ini merupakan bagian dari usaha Kemenkes untuk menyediakan tenaga kesehatan berkualitas. Sehingga prioritas penerima beasiswa hanya untuk mereka yang berasal dari daerah prioritas, Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan (DTPK), dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).

Jenis Beasiswa

  • Sarjana
  • Sarjana Terapan
  • Sarjana + Profesi
  • Sarjana Terapan + Profesi
  • Magister
  • Magister Terapan
  • Magister + Spesialis (khusus keperawatan)
  • Profesi Spesialis (keperawatan)
  • Doktoral (khusus jabatan fungsional dosen atau Widyaiswara di lingkungan Kemenkes)

BACA JUGA: Apa Saja Beasiswa Kemendikbud Ristek? Ini Informasinya!

Syarat Penerima Beasiswa

a. Beasiswa untuk PNS Kemenkes/PNS Daerah

  • Sudah bekerja dan menjadi PNS minimal satu tahun.
  • Mendapatkan izin dan persetujuan dari atasan tempat bekerja.
  • Lulus seleksi administrasi dan akademik dari instansi terkait.
  • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan surat keterangan dokter.
  • Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin selama dua tahun terakhir.
  • Usia maksimal 45 tahun (per 1 September 2024) untuk pendaftar D3 ke D4/S1/S2/Profesi.

b. Calon Peserta Pasca Nusantara Sehat

  • Melampirkan ijazah pendidikan terakhir.
  • Memiliki Surat Keputusan Pengangkatan Peserta Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan.
  • Melampirkan surat keterangan selesai masa penugasan.
  • Sehat jasmani dan rohani, terbukti dari surat keterangan dokter.
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Catatan Penting

  • Peserta tugas belajar Pasca Nusantara Sehat yang sudah menjadi ASN akan diberhentikan sebagai peserta.
  • Beasiswa hanya berlaku untuk kelas reguler.
  • Peminatan harus linear dengan pendidikan sebelumnya.

Informasi lebih lanjut terkait persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat kamu temukan pada laman resmi Kemenkes.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun