Rieke Diah Pitaloka Bakal Dipanggil KPK, PDIP Curiga Ada Pembungkaman

Rieke Diah Pitaloka KPK
Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, memicu polemik politik. PDIP menilai langkah tersebut berpotensi menjadi bentuk pembungkaman terhadap kader partai yang kritis menyuarakan kepentingan rakyat.

kabar ini mencuat setelah KPK membuka peluang memintai keterangan Rieke terkait kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

PDIP Pertanyakan Urgensi Pemanggilan Rieke

Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli mempertanyakan alasan KPK mengaitkan Rieke Diah Pitaloka—yang akrab disapa Oneng—dalam perkara tersebut. Menurutnya, kedekatan Rieke dengan masyarakat Bekasi tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan hukum.

“Beliau aktivis, vokal, dekat dengan rakyat. Apa kaitan Teh Rieke dengan Bupati Bekasi? Memang itu dapil dia, tapi apa relevansinya secara hukum?” ujar Guntur di Bekasi dikutip Antara, Rabu (7/1/2025).

Guntur juga menyinggung sejumlah perkara besar yang dinilai belum ditangani secara tuntas oleh KPK. Salah satunya kasus dengan nilai kerugian negara Rp2,7 triliun yang disebut telah dihentikan penyidikannya.

“Sementara ada kasus besar yang di-SP3, kenapa itu tidak dikejar lebih dulu?” katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan lembaganya terbuka memanggil siapa pun yang dinilai dapat membantu penyidikan kasus dugaan suap di Bekasi.

“Jika memang dibutuhkan untuk dilakukan permintaan keterangan, maka penyidik terbuka untuk melakukan pemanggilan kepada siapa saja,” ujar Budi di Jakarta, Selasa.

Menurut KPK, keterangan Rieke berpotensi memperjelas konstruksi perkara yang sedang ditangani.

PDIP Singgung Kasus Tokoh Partai Lain

Guntur menilai muncul kesan perlakuan berbeda dalam penanganan perkara korupsi. Ia mencontohkan kasus dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang menjerat anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Anwar Sadat.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Januari 2025, perkara tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Selain itu, Guntur juga menyinggung dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang sempat menyeret Ketua Harian PSI Ahmad Ali.

“Rumahnya sudah digeledah, uang miliaran disita. Tapi sampai sekarang bagaimana kelanjutannya?” ujarnya.

Tak hanya itu, kasus dugaan suap CSR Bank Indonesia yang melibatkan dua anggota DPR periode 2019–2024 juga dipertanyakan progresnya.

Dikaitkan dengan Sikap Politik PDIP

Guntur mengaitkan rencana pemanggilan Rieke dengan posisi politik PDIP yang saat ini vokal menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

“Ini menimbulkan kesan, yang dekat dengan kekuasaan dibiarkan, sementara yang kritis justru dikejar,” ucapnya.

Ia juga menyinggung informasi bahwa pihak pemberi suap dalam kasus Bekasi disebut memiliki kedekatan dengan elite nasional.

Baca Juga:

“Mens Rea” Panji Pragiwaksono Rentan Pidana, Mahfud MD Pasang Badan!

PDIP Sendirian Tolak Pilkada Lewat DPRD, Hak Rakyat Terancam Elite Oligarki!

PDIP Tetap Hormati Proses Hukum

Meski melontarkan kritik keras, PDIP menegaskan tetap menghormati kewenangan KPK. Guntur memastikan apabila Rieke Diah Pitaloka benar dipanggil, proses hukum akan tetap diikuti.

“Kami hormati kewenangan KPK. Tapi kami juga mengingatkan agar KPK bercermin dari kasus-kasus sebelumnya yang kami nilai sarat kriminalisasi,” tegasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City