Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat

-

Tidak ada video disisipkan.

BEKASI,TEROPONGMEDIA.ID – Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menjadi kebanggaan Pemerintah Kota Bekasi. Namun, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mengingatkan bahwa pencapaian tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pengawasan internal yang lebih efektif.

Menurut Sardi, keberhasilan mempertahankan opini WTP harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengawasan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), khususnya Inspektorat Daerah. Peran lembaga tersebut dinilai sangat penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan.

Ia menegaskan, fungsi Inspektorat tidak hanya sebatas menemukan persoalan administrasi, tetapi juga harus mampu melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi penyimpangan di seluruh perangkat daerah. Dengan pengawasan yang optimal, berbagai risiko dalam pengelolaan anggaran dapat diminimalkan sebelum menjadi temuan pemeriksaan.

“Predikat WTP harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki sistem, bukan membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri,” ujarnya.

Sardi menilai pengawasan internal yang kuat akan mendukung terciptanya birokrasi yang profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, Inspektorat perlu diberikan dukungan yang memadai agar mampu menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, dan evaluasi secara maksimal.

Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Kota Bekasi yang berhasil kembali meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan serta menindaklanjuti rekomendasi BPK secara konsisten.

Meski demikian, menurutnya tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi kualitas tata kelola pemerintahan. Oleh sebab itu, evaluasi berkala terhadap sistem pengendalian internal perlu terus dilakukan agar seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Dengan pengawasan yang semakin kuat, Sardi optimistis Pemerintah Kota Bekasi tidak hanya mampu mempertahankan opini WTP pada tahun-tahun mendatang, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan