Rieke Sambut Bahagia Pemprov Jabar Menang Banding Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung

sengketa lahan sman 1 bandung
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka. (Instagram/riekediahp)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sengketa lahan SMAN 1 Bandung akhirnya menemui titik terang setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta mengabulkan upaya banding Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Putusan bernomor 131/B/2025/PT.TUN.JKT yang dibacakan pada 3 September 2025 itu sekaligus membatalkan putusan sebelumnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang memenangkan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK).

Keputusan ini disambut hangat oleh berbagai pihak, termasuk anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka. Lewat video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rieke mengekspresikan rasa syukur atas kabar baik tersebut.

“Alhamdulillah, ya Allah, akhirnya menang,” ungkap Rieke penuh haru, Kamis (11/9/2025),

Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hasil kerja individu semata, melainkan buah dari perjuangan kolektif. Menurutnya, banyak pihak terlibat dalam mengawal kasus ini, mulai dari para alumni, guru, siswa, hingga advokasi yang dilayangkan ke berbagai lembaga negara seperti Komisi Yudisial, Mahkamah Agung, dan DPR RI.

“Dan kemenangan ini bukan karena perjuangan aku sendiri, tapi pastinya ini perjuangan bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Rieke menilai putusan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, dalam memberantas praktik mafia tanah. “Pastinya adalah ketegasan Presiden Prabowo untuk sikat mafia, termasuk mafia tanah,” katanya.

Perjalanan Panjang Sengketa

Persoalan lahan SMAN 1 Bandung bermula dari gugatan hukum yang diajukan PLK terkait status kepemilikan tanah yang selama ini dipakai untuk fasilitas pendidikan. Pada 17 April 2025, PTUN Bandung melalui putusan nomor 164/G/2024/PTUN.Bdg sempat mengabulkan gugatan PLK, sehingga kedudukan Pemprov Jabar menjadi terdesak.

Tidak tinggal diam, Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan dan Kantor Pertanahan Kota Bandung langsung menempuh langkah banding ke PTTUN Jakarta. Setelah melalui serangkaian proses, majelis hakim akhirnya mengabulkan upaya tersebut.

Kepala Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Jabar, Yogi Gautama, menuturkan bahwa pihaknya bersyukur atas hasil ini, meskipun salinan resmi putusan belum sepenuhnya diterima. “Alhamdulillah, PTTUN sudah memihak kepada kami. Ini adalah bentuk keadilan, aset negara akhirnya bisa kembali untuk pendidikan,” kata Yogi, Kamis (11/9).

Meski demikian, Yogi menyadari sengketa ini belum sepenuhnya berakhir. Ia menilai peluang kasasi dari pihak PLK masih terbuka lebar. “Kami sudah menyiapkan strategi pembelaan jika nantinya ada upaya kasasi,” imbuhnya.

Baca Juga:

Pemprov Jabar Berhasil Selamatkan SMAN 1 Bandung

Menang Banding, Aset SMAN 1 Bandung Sah Milik Pemprov Jabar! Gugatan PLK Gugur

Respons PLK

Di sisi lain, perwakilan tim kuasa hukum PLK, Hendri Sulaeman, mengonfirmasi bahwa pihaknya memang berniat menempuh kasasi. Ia mengaku belum bisa memberikan komentar detail karena salinan resmi putusan PTTUN belum diterima.

“Iya, pasti kita akan kasasi. Kan belum jatuh tempo, makanya kita juga belum dapat apa-apa. Kita masih gelap untuk mengomentari dalamnya apa,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa sengketa lahan SMAN 1 Bandung masih berpotensi berlanjut hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Tenang untuk Dunia Pendidikan

Kabar kemenangan di tingkat banding ini langsung memberi dampak psikologis positif bagi lingkungan sekolah. Kepala SMAN 1 Bandung, Tuti Kurniawati, menuturkan bahwa para siswa kini bisa kembali belajar dengan tenang tanpa dihantui rasa khawatir.

“Alhamdulillah, sekarang mereka sudah enjoy. Sudah tidak ada perasaan khawatir lagi. Berangkat ke sekolah dengan tenang, belajar dengan tenang, fokus,” kata Tuti.

Ia menambahkan, kepastian hukum atas status lahan sekolah ini penting untuk menjamin kelangsungan proses pendidikan. Dengan begitu, guru dan siswa dapat memusatkan energi mereka sepenuhnya pada kegiatan belajar mengajar.

Simbol Perlawanan terhadap Mafia Tanah

Bagi banyak pihak, kasus ini bukan hanya soal sengketa aset semata, melainkan juga simbol perlawanan terhadap mafia tanah yang kerap mengganggu sektor pendidikan. Rieke Diah Pitaloka menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum untuk melindungi seluruh aset pendidikan dari pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi.

“Ini bukan hanya tentang SMAN 1 Bandung, tapi tentang masa depan pendidikan kita. Jangan sampai aset negara untuk sekolah diganggu oleh kepentingan mafia tanah,” tegasnya.

Dengan kemenangan di tingkat banding, Pemprov Jabar mendapatkan angin segar. Namun, perjalanan kasus ini masih harus diawasi bersama, mengingat langkah kasasi dari PLK sudah hampir pasti ditempuh.

Apapun hasil akhirnya nanti, putusan PTTUN Jakarta telah memberi secercah harapan bahwa keadilan bagi dunia pendidikan tetap bisa diperjuangkan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

IMG_8753_11zon-1_11zon-scaled-3
Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Teriakan massa yang merasa prihatin dengan keadaan negara tercinta yang semakin hari semakin memprih...

2

Chord Lagu dan Lirik Drunk Text dari Henry Moodie
Chord Lagu dan Lirik “Drunk Text” Henry Moodie, Gambarkan Perasaan Mendalam yang Pelik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Henry Moodie, seorang penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, telah...

3

tespek positif
Tidak Hamil Tapi Tespek Positif, Cek Penyebabnya!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tespek seringkali menjadi alat pertama yang digunakan untuk mendeteksi...

4

IT: Welcome to Derry
Simak! Jadwal Tayang Film IT: Welcome to Derry
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jadwal tayang IT: Welcome to Derry menjadi perhatian banyak penggemar...

5

Budi Arie Lebih Baik Mundur dari Jabatannya
Bikin Rusak Citra Prabowo-Gibran, Budi Arie Lebih Baik Mundur dari Jabatannya
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan meminta...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...