PDIP Sendirian Tolak Pilkada Lewat DPRD, Hak Rakyat Terancam Elite Oligarki!

PDIP pilkada dprd
Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD terus mengemuka di tengah sikap sejumlah partai politik yang mulai menyatakan dukungan. Dari dinamika tersebut, PDI Perjuangan (PDIP) menjadi satu-satunya partai besar yang secara terbuka menyatakan penolakan.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD merupakan kemunduran serius bagi demokrasi yang selama ini telah diperjuangkan rakyat melalui pemilihan langsung.

“Kalau melihat konstruksi di DPR, mayoritas memang sudah menginginkan agar hak rakyat itu diambil, lalu diberikan kepada elite oligarki untuk memilih siapa yang menjadi pemimpin daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi,” ujar Deddy usai menerima audiensi Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

PDIP Nilai Hak Rakyat Terancam

Deddy menegaskan, mengembalikan mekanisme Pilkada ke DPRD sama saja dengan menarik kembali hak politik rakyat untuk menentukan pemimpinnya secara langsung.

Menurutnya, meski sistem tersebut sah secara konstitusional, substansi demokrasi akan tergerus apabila rakyat hanya menjadi penonton dalam proses politik lokal.

Ia mengakui bahwa secara kalkulasi politik di parlemen, mayoritas partai memang condong mendukung wacana Pilkada DPRD. Namun, PDIP menilai keputusan tersebut tidak boleh hanya didasarkan pada hitungan kursi di DPR.

“Saya kira ini akan kembali pada rakyat. Kalau hanya bersandar pada hitung-hitungan matematika politik di DPR, maka keinginan partai-partai itu pasti terlaksana,” katanya.

“Tapi tergantung rakyat mau terima atau tidak. Karena pemilu ini bukan hanya soal hak politik, tapi juga menyangkut hak ekonomi rakyat,” imbuh Deddy.

Efisiensi Anggaran Dinilai Alasan Lemah

Salah satu alasan yang kerap dikemukakan pendukung Pilkada DPRD adalah efisiensi anggaran. Namun, menurut Deddy, persoalan mahalnya biaya Pilkada dan maraknya politik uang seharusnya diselesaikan melalui perbaikan tata kelola pemilu, bukan dengan memangkas hak rakyat.

Ia menilai Pilkada langsung justru memiliki dampak ekonomi yang luas, terutama bagi sektor informal dan pelaku usaha kecil.

“Warung makan, transportasi, angkot, sablon, percetakan, logistik kampanye—itu semua bergerak karena Pilkada langsung. Jadi jangan sampai hak politik dan hak ekonomi rakyat dicabut sekaligus. Itu namanya tega banget,” tegasnya.

Ia menyatakan, bahwa demokrasi tidak boleh direduksi hanya pada aspek efisiensi fiskal, tanpa mempertimbangkan dampak sosial, politik, dan ekonomi yang lebih luas.

Baca Juga:

Demokrat Mendadak Berbalik Dukung Pilkada Lewat DPRD, Ikrar Satu Barisan dengan Prabowo

Kekeh Ingin Pilkada Digarap DPRD, Legislator Gerindra Sebut Lebih Efisien

Dorong Tekanan Publik dan Masyarakat Sipil

Meski menyadari posisi minoritas di parlemen, Deddy menegaskan PDIP akan tetap menyuarakan penolakan. Ia menilai tekanan publik dan keterlibatan masyarakat sipil menjadi faktor kunci untuk menggagalkan wacana tersebut.

“Kalau rakyat menolak, ini tidak bisa dipaksakan. Demokrasi itu bukan hanya soal prosedur, tapi juga legitimasi,” ujarnya.

Aliansi Masyarakat Dorong Rembug Nasional

Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi, Aco Hatta Kainang, menyatakan pihaknya mendatangi PDIP karena menilai partai tersebut masih konsisten menjaga prinsip kedaulatan rakyat.

“Kami mengusulkan kepada PDIP Perjuangan untuk menjadi inisiator rembug nasional. Rembug nasional ini melibatkan ormas, NGO, lembaga masyarakat, hingga mahasiswa,” kata Aco.

Ia menegaskan, tujuan rembug nasional adalah membangun sikap bersama bahwa kedaulatan rakyat tidak boleh dijalankan melalui perantara elite politik semata.

Selain konsolidasi publik, Aco menyebut aliansinya juga membuka opsi langkah konstitusional melalui Mahkamah Konstitusi (MK), serta menggalang dukungan masyarakat melalui diskusi dan forum nasional.

Perdebatan soal Pilkada DPRD kini kian mengeras. Di tengah dukungan mayoritas partai, PDIP dan kelompok masyarakat sipil memilih mengambil posisi berseberangan, menjadikan isu ini sebagai salah satu pertarungan penting arah demokrasi Indonesia ke depan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

5

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...