Pemerintah Terbitkan SKB Lintas Kementerian untuk Tangani Kesehatan Mental Anak

kesehatan mental
Ilustrasi - Kesehatan mental merupakan sebuah isu yang penting untuk diperhatikan. (Sumber Foto: Pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengambil langkah strategis untuk memperkuat penanganan isu kesehatan mental anak dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani sembilan menteri dan pimpinan lembaga di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyatakan kebijakan tersebut lahir dari meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan jiwa anak di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, tren gangguan kesehatan mental pada anak menunjukkan peningkatan, termasuk kasus bunuh diri yang melibatkan anak serta peristiwa kekerasan yang dilakukan anak terhadap orang tuanya.

“Tren kasus kesehatan jiwa pada anak terus meningkat. Beberapa kasus bunuh diri juga terjadi dan faktor risikonya sangat kompleks sehingga tidak bisa ditangani oleh satu kementerian saja,” ujar Pratikno dalam rapat di kantor Kemenko PMK.

Kolaborasi Lintas Sektor

Penandatanganan SKB tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Selain itu, turut menandatangani Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, bersama perwakilan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga:

Kesehatan mental di Era Digitalisai

Faktor Risiko Beragam

Pratikno menjelaskan persoalan kesehatan mental anak memiliki banyak faktor pemicu yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari kondisi keluarga, kekerasan di lingkungan sekolah atau madrasah, hingga paparan konten negatif di media sosial.

Karena itu, pemerintah menilai penanganannya harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai bidangnya masing-masing.

Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas kementerian tersebut tidak hanya fokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada upaya edukasi, sosialisasi, serta deteksi dini untuk mencegah masalah kesehatan mental anak berkembang lebih serius.

“Kita harus memastikan kebijakan yang dibuat bersifat komprehensif, mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif. Yang tidak kalah penting adalah memastikan implementasinya berjalan secara terintegrasi,” kata Pratikno.

Melalui kebijakan bersama ini, pemerintah berharap penanganan kesehatan mental anak dapat dilakukan lebih sistematis sehingga mampu memberikan perlindungan dan dukungan yang lebih kuat bagi generasi muda Indonesia.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026