Tegas! Pemerintah Minta Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan Riau

Tegas! Pemerintah Akan Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan Riau
Tiga orang petugas pemadam kebakaran (Manggala Agni) berjuang memadamkan kebakarn hutan di Bangko, Rokan Hilir, Riau (Agni, Media Center Riau)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, (Menko Polkam) Budi Gunawan minta agar izin perusahaan pembakar hutan Riau dicabut. Permintaan ini ditujukan kepada Menteri Kehutanan sebagai salah satu upaya mengatasi kebakaran hutan (Karhutla) Provinsi Riau.

Budi Gunawan mengatakan hal itu di Rapat Koordinasi Bersama Pengendalian Karhutla Provinsi Riau, secara hybrid, Rabu (23/7/2025). Menko Polkam juga minta agar seluruh konsesi penggunaan lahan di 21 Kabupaten di Riau diaudit kembali.

Penanganan karhutla Riau sangat penting karena asap Karhutla berdampak hingga ke negara tetangga,”Sehingga bisa berpengaruh pada kredibilitas Indonesia di mata internasional,” kata Budi Gunawan.

Baca Juga:

Kabut Asap Karhutla Riau mulai Mengancam Kesehatan Warga

Kebakaran di Bukit Duri, 2 Anak Tewas saat Rumah Terbakar

Menko Polkam minta ada sanksi administratif seperti denda maksimal, mem-blacklist perusahaan yang membakar hutan. Moratorium (penghentian) sementara izin baru di lahan gambut juga akan diterapkan.

“Fokus pada wilayah Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Sumatera Selatan,” katanya. Hingga Rabu (23/7/2025), upaya penanganan Karhutla di Riau terus dilakukan Desk Penanganan Karhutla bentukan Menko Polkam.

Desk tersebut menempatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai penanggung jawab. “Saya sangat yakin, mampu mengatasi situasi darurat yang kini terjadi,” kata Menko Polkam.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan antara lain pemadaman melalui jalur darat melibatkan TNI-Polri dan instansi terkait. Dilakukan pula pemadaman via udara dengan “water bombing” , serta operasi modifikasi cuaca sejak Minggu (20/7/2025). Dalam hal penegakan hukum, Polda Riau mengatakan terdapat 25 laporan kepolisian dengan jumlah tersangka 31 orang. Badan Penganggulangan Bencana Nasional (BPBN) mengatakan sepanjang tahun 2025 telah ditetapkan 44 orang tersangka Karhutla Riau.

Kebakaran hutan di Provinsi Riau sejak Januari 2025 telah mencakup luas paling tidak 750 ribu hektar lebih. Luas ini setara dengan wilayah satu kabupaten di Jawa. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City