Purbaya Sorot Puluhan Ribu Motor BGN, Pernah Ditolak!

motor bgn
(TikTok/raniadinda93)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait kabar soal pengadaan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang viral di media sosial.

Ia mengaku belum mengetahui secara rinci terkait pengadaan tersebut.

“Saya belum tahu informasinya,” ujar Purbaya, Selasa (7/4/2026).

Usulan Pernah Ditolak, Kini Muncul Lagi

Purbaya mengatakan, bahwa usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebenarnya sudah pernah diajukan sebelumnya.

Namun, usulan itu sempat ditolak karena dinilai belum menjadi prioritas.

“Tahun lalu kita tolak, karena fokusnya harus ke makanan,” katanya.

BGN Klarifikasi Jumlah Pengadaan

Sementara itu Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik memang masuk dalam rencana anggaran 2025.

“Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujarnya.

Motor tersebut dirancang untuk menunjang distribusi dan pengawasan program MBG di lapangan.

Belum Didistribusikan, Tunggu Status BMN

Meski pengadaan telah dilakukan, BGN memastikan seluruh motor listrik belum dibagikan kepada pihak terkait.

Saat ini, unit kendaraan masih dalam proses pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

“Setelah lengkap, akan dicatat sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelas Dadan.

Jumlah Diluruskan, Bukan 70 Ribu Unit

BGN juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait jumlah pengadaan.

Dadan menegaskan bahwa total realisasi hanya 21.801 unit dari rencana 25.000 unit.

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar,” katanya.

Baca Juga:

Dukung Operasional Kepala SPPG MBG, BGN Siapkan 25 Ribu Unit Sepeda Motor

Heboh Motor Listrik Untuk SPPG, Ini Klarifikasi BGN

Viralnya pengadaan ini memicu perdebatan publik terkait urgensi dan efisiensi penggunaan anggaran negara.

Terlebih, program MBG sejatinya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar berupa makanan bergizi bagi masyarakat.

Pernyataan Menkeu menegaskan bahwa prioritas anggaran harus tetap pada tujuan utama program.

Pengadaan sarana pendukung dinilai perlu dikaji ulang agar tidak menggeser fokus utama kebijakan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri