Paparan Radioaktif Cs-137 Ditemukan di Cikande, Pemerintah Segel Pabrik dan Lakukan Dekontaminasi

Radioaktif Cs-137
Cikande Tercemar Radioaktif (dok.Banten)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Warga dikejutkan dengan temuan paparan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Temuan ini pertama kali terungkap setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat pada (19/8/2025) melaporkan adanya kontaminasi radioaktif pada sampel udang beku asal Indonesia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melakukan uji laboratorium. Hasilnya, terdeteksi paparan Cs-137 yang berasal dari produk PT Bahari Makmur Sejati (BMS). Investigasi berlanjut hingga ditemukan sumber paparan di kawasan industri Cikande.

Bahaya Cs-137

Cs-137 merupakan isotop radioaktif buatan manusia yang biasanya muncul dari reaktor nuklir atau ledakan senjata nuklir. Zat ini diawasi ketat secara global karena memiliki waktu paruh sekitar 30 tahun dan memancarkan radiasi gamma yang berbahaya bagi manusia maupun ekosistem.

Jika masuk ke tubuh, Cs-137 dapat menembus jaringan, merusak sel, serta meningkatkan risiko kanker, luka bakar, hingga kerusakan organ.

Dalam jangka panjang, zat ini bisa terakumulasi di otot maupun pankreas, memicu gangguan fungsi organ.

Lebih jauh, Cs-137 dapat menyerap ke tanah, terbawa air, masuk ke rantai makanan, dan mengancam kesehatan masyarakat luas.

Baca Juga: 

Pemerintah Tegaskan Udang RI Aman, Tak Mengandung Radioaktif

Diduga Cemarkan Zat Radioaktif ke Udang Beku, KLH Segel PT PMT

KLH Segel Pabrik di Cikande

Merespons temuan ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada 15 September 2025 menyegel pabrik PT Peter Metal Technology (PMT) di Cikande yang diduga menjadi sumber paparan radioaktif. Pabrik tersebut bergerak di bidang peleburan stainless steel.

Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko paparan Cs-137 terhadap masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif F. Nurofiq, dalam keterangannya pada (23/9/2025) menyebutkan, Indonesia tidak memiliki reaktor nuklir (PLTN) sehingga besar kemungkinan material logam yang terkontaminasi berasal dari luar negeri dan masuk tanpa pengawasan ketat.

“Pemerintah memperhatikan serius isu cemaran radionuklida Cs-137. Kemungkinan radiasi ini berasal dari negara lain kemudian masuk ke Indonesia dengan lepas kontrol,” ujarnya.

Dekontaminasi Dilakukan

Proses dekontaminasi dilakukan sejak 23 September 2025 melibatkan KLH, Bapeten, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Satuan KBRN Brimob.

Sumber radiasi diketahui berasal dari scrap metal seberat 700 kilogram yang ditampung di lapak besi di Desa Barengkok. Material tersebut kini telah diamankan untuk mencegah dampak lebih luas.

Kasus ini menjadi alarm serius bagi pengawasan limbah industri dan impor scrap metal di Indonesia.

Dengan paparan Cs-137 yang berbahaya dan berumur panjang, pemerintah diminta memperketat kontrol agar insiden serupa tidak kembali terulang.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara