Longsor Bantargebang Telan Korban Jiwa, Menteri LH: Pemprov Jakarta Harus Tanggung Jawab!

longsor bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meninjau longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026) malam. (Instagram/info_Bekasi)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta harus bertanggung jawab atas peristiwa longsornya gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang menelan korban jiwa pada Minggu (8/3/2026).

Menurut Hanif, kejadian tersebut menjadi peringatan keras agar sistem pengelolaan sampah di Jakarta segera dibenahi secara serius.

“TPST Bantargebang ini kan milik Pemerintah DKJ. Tentu Pemerintah DKJ harus bertanggung jawab,” kata Hanif usai meninjau lokasi longsor.

Pengelola Berpotensi Dijerat Pidana

Hanif menyebut pengelola TPST Bantargebang berpotensi dijerat pasal pidana karena insiden tersebut menyebabkan korban jiwa.

Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 40 ayat (2).

Ancaman hukuman dalam pasal tersebut berupa:

  • Pidana penjara 5 hingga 10 tahun
  • Denda hingga Rp10 miliar

“Ini juga juncto Undang-Undang 32 Tahun 2009 Pasal 98, bahwa barang siapa melakukan kerusakan lingkungan yang menyebabkan kematian, maka ancamannya minimal 5 tahun sampai 10 tahun penjara serta denda Rp5 miliar sampai Rp10 miliar,” ujar Hanif.

KLH Selidiki Penyebab Longsor

Hanif menegaskan penyebab longsor di TPST Bantargebang kini tengah diselidiki oleh tim penegakan hukum Kementerian Lingkungan Hidup.

Sejumlah pihak yang dianggap bertanggung jawab akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Proses penegakan hukum tersebut akan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dengan koordinasi bersama Bareskrim Polri.

“Kami melalui Ditjen Gakkum akan melakukan pemanggilan sesuai SPDP ini dan berkoordinasi dengan Korwas dari Bareskrim Polri untuk langkah lanjutan,” kata Hanif.

Jakarta Diminta Segera Benahi Sistem Sampah

Menurut Hanif, tragedi longsor di Bantargebang harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di Jakarta.

Ia menyebut saat ini Jakarta memiliki fasilitas pengolahan sampah seperti Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan dengan kapasitas 2.500 ton per hari serta fasilitas di Bantargebang sekitar 1.000 ton per hari.

“Kita memiliki fasilitas RDF Rorotan 2.500, kemudian di Bantargebang ada 1.000, artinya 3.500 ton per hari. Sementara produksi sampah Jakarta sekitar 8.000 ton per hari,” jelasnya.

Kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat selisih besar antara volume sampah dan kapasitas pengolahan.

KLH Sudah Memberi Peringatan Sejak 2025

Hanif mengungkapkan bahwa peringatan terkait kondisi TPST Bantargebang sebenarnya sudah disampaikan sejak lama.

Kementerian Lingkungan Hidup bahkan telah mengirimkan sejumlah surat peringatan serta melakukan audit lingkungan sebelum kejadian longsor terjadi.

“Ini sudah kami warning sejak tahun 2025. Kami sudah berkali-kali menyampaikan dan audit lingkungan juga sudah selesai. Sekarang tinggal penegakan hukum,” ujarnya.

Metode Open Dumping Masih Digunakan

Hanif juga menyoroti metode pengelolaan sampah di Bantargebang yang masih menggunakan sistem open dumping sejak 1989.

Padahal metode tersebut seharusnya sudah dilarang berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Tidak boleh ada open dumping lima tahun sejak undang-undang itu berlaku,” kata Hanif.

Saat ini volume sampah yang tertimbun di kawasan Bantargebang diperkirakan telah mencapai lebih dari 80 juta ton, sehingga berpotensi memicu bencana besar.

Baca Juga:

Korban Keempat Longsor Sampah Ditemukan, Sopir Truk Ditemukan Tewas

Hanif juga mengingatkan bahwa bencana longsor sampah pernah terjadi di Indonesia, salah satunya tragedi di TPA Leuwigajah, Cimahi.

Peristiwa tersebut menewaskan 157 orang setelah gunungan sampah longsor.

“Kejadian seperti ini sebenarnya pernah terjadi di Leuwigajah yang menewaskan 157 orang waktu itu dan banyak korban tidak ditemukan,” ujarnya.

Menurut Hanif, tragedi Bantargebang harus menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah agar segera memperbaiki sistem pengelolaan sampah sebelum bencana serupa kembali terjadi.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...