Mahasiswa UNG Meninggal di Diksar Mapala Tanpa Izin, Rektor Buka Suara!

Mahasiswa UNG Meninggal
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, menegaskan kegiatan pendidikan dasar (diksar) mahasiswa pecinta alam (Mapala) yang digelar di Kabupaten Bone Bolango tidak mendapatkan izin resmi dari kampus.

Pernyataan itu ia sampaikan setelah menerima laporan terkait meninggalnya mahasiswa UNG, Mohammad Jansen, yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Setelah saya lakukan pengecekan, dapat dipastikan kegiatan tersebut tidak mengantongi izin dari pihak kampus,” ujarnya di Gorontalo, mengutip suarasulsel, Rabu (24/9/2025).

Eduart mengaku sangat berduka atas kabar tersebut. Ia pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum yang berdomisili di Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

“Sebagai seorang ayah dari mahasiswa UNG, saya sangat berduka atas meninggalnya almarhum,” tambahnya.

UNG memastikan akan mengambil langkah tegas terhadap panitia dan organisasi mahasiswa yang terlibat.

Eduart menegaskan kampus telah lama melarang kegiatan mahasiswa di luar kampus tanpa sepengetahuan atau izin resmi.

“Sudah jelas terjadi pelanggaran. Kami bisa langsung menerapkan sanksi administratif maupun akademik bagi panitia yang terbukti melanggar,” katanya.

Sanksi yang disiapkan mulai dari penangguhan kegiatan, pemberhentian sementara, hingga kemungkinan dikeluarkan dari kampus, tergantung hasil kajian dan pendalaman.

Pendampingan Korban

Walau peristiwa itu berada di luar tanggung jawab pihak kampus, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tetap terlibat dalam proses pendampingan, mulai dari evakuasi hingga pemulangan jenazah ke daerah asal.

Eduart menekankan, langkah tersebut merupakan wujud empati sekaligus tanggung jawab moral terhadap keluarga besar UNG.

“Kami tidak akan gegabah dalam menyikapi kasus ini. Bagaimanapun, almarhum maupun panitia pelaksana adalah bagian dari keluarga besar UNG,” jelasnya.

UNG juga membuka ruang bagi keluarga korban apabila ingin membawa kasus ini ke ranah hukum.

Baca Juga:

Viral Video Mahasiswa Saling Cium, Unsri Buka Suara

Kasus Saling Cium Mahasiswa Unsri, Kegiatan Himateta Resmi Dibekukan 1 Tahun!

“Kalau keluarga memutuskan menempuh jalur hukum, kami tidak akan menghalangi,” ujar Eduart.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya ketaatan organisasi mahasiswa terhadap aturan kampus. UNG pun menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan demi mencegah kejadian serupa terulang.

(Virdiya/_Usk)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026