JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Commercial Director Garuda TV, Muliandy Nasution (42) meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Mentok–Pangkalpinang, wilayah Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/1/2026) siang.
Peristiwa itu melibatkan dua kendaraan, yakni mobil pribadi Nissan Serena bernomor polisi B 2477 WBD dan sebuah truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Keterangan Kepala Desa Terentang
Kepala Desa Terentang, Yusuf, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menyebut tabrakan berlangsung keras dan menyebabkan korban jiwa.
“Iya, benar terjadi kecelakaan dua mobil. Satunya mobil pribadi dari luar dan satunya lagi truk bermuatan sawit,” ujar Yusuf, melansir Indopop, Minggu (11/1/2026)
Akibat benturan tersebut, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka kritis.
Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Usai kejadian, tim medis segera melakukan evakuasi. Korban sempat mendapat penanganan awal di RSUD Bangka Barat, sebelum dirujuk ke RS Dinas Kesehatan Tentara (RS DKT) Pangkalpinang.
Seorang staf RS DKT membenarkan bahwa korban sempat dibawa ke rumah sakit tersebut.
“Benar, korban sempat dibawa ke RS DKT Pangkalpinang, namun kemudian dibawa ke bandara untuk dipulangkan ke Jakarta,” ujarnya.
Jenazah Muliandy Nasution dipulangkan ke Jakarta pada hari yang sama setelah seluruh proses medis dan administrasi diselesaikan.
Baca Juga:
Tekan Risiko Kecelakaan, Pemerintah Dorong Standar Keselamatan Kendaraan Lewat Regulasi Baru
Ratusan Siswa dari 5 Sekolah Keracunan Massal di Grobogan, Diduga Usai Santap MBG
Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Aparat berwenang tengah mendalami kronologi kejadian serta faktor-faktor yang menyebabkan tabrakan maut tersebut.
Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi industri media dan pertelevisian nasional, yang kehilangan salah satu sosok profesional di jajaran manajemen puncak.
(Dist)










