Ratusan Siswa dari 5 Sekolah Keracunan Massal di Grobogan, Diduga Usai Santap MBG

keracunan massal grobogan
(Instagram/kediri.update)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan diduga keracunan massal usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa ini mencuat ke publik pada Sabtu (10/01/2026), setelah fasilitas kesehatan kewalahan menangani lonjakan pasien sejak sehari sebelumnya.

Sejumlah siswa dilaporkan jatuh sakit usai menyantap menu MBG yang dibagikan pada Jumat (09/01/2026). Kondisi ini membuat beberapa puskesmas tidak mampu menampung pasien, sehingga ratusan siswa harus dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Grobogan.

IGD Penuh, Siswa Diperiksa di Mobil

Situasi darurat tampak jelas di RSUD Getas Pendowo Gubug. Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap dipenuhi pasien, bahkan sebagian siswa terpaksa menjalani pemeriksaan medis di dalam mobil ambulans karena keterbatasan tempat.

Muhammad Irfan, pembantu pengasuh Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Jeketro, mengungkapkan bahwa awalnya terdapat 15 santri yang mengalami gejala serupa, seperti mual, muntah, dan tubuh lemas.

“Anak-anak mengeluh sakit perut, mual, dan muntah setelah menyantap nasi kuning dengan telur dadar gulung iris serta menu lainnya,” jelas Irfan.

Para santri tersebut sempat dibawa ke puskesmas, namun akhirnya dirujuk ke RSUD Getas Pendowo. Karena keterbatasan kapasitas, lima santri lainnya dipindahkan ke RSUD dr R Soejati Purwodadi.

Laporan Masuk Setelah Banyak Siswa Absen

Kasus ini baru secara resmi dilaporkan ke Dinas Kesehatan Grobogan pada Sabtu pagi, setelah banyak siswa tidak masuk sekolah. Berdasarkan data Koordinator Wilayah Pendidikan, tercatat sekitar 450 orang, terdiri dari siswa dan guru, tidak hadir karena keluhan kesehatan.

Sekolah terdampak antara lain SDN Trisari, SDN Glapan, SDN Penadaran, serta SMP dan SMK Miftahul Huda Gubug.

Camat dan Dinkes: Dugaan Sementara Mengarah ke Menu MBG

Camat Gubug Bambang Supriyadi membenarkan adanya laporan lonjakan siswa sakit dari pihak puskesmas.

“Penyebab sementara mengarah pada dugaan keracunan massal dari menu MBG yang dibagikan Jumat oleh SPPG Kuwaron,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan begitu menerima laporan dari Puskesmas Gubug 1 dan 2.

“Kami menerima informasi adanya siswa dari beberapa sekolah yang tidak masuk karena keluhan kesehatan mendadak,” katanya.

Polisi Pasang Garis di Dapur Penyedia

Meski belum memberikan keterangan resmi, kepolisian telah mengambil langkah pengamanan. Satu dari dua dapur penyedia MBG di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan massal masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium terhadap sampel makanan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun