KPK Sebut Maktour Nikmati Rp27,8 Miliar dari Skandal Kuota Haji

maktour
KPK mengungkap Maktour diduga meraup Rp27,8 miliar dari kasus korupsi kuota haji. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka babak baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi kuota haji. Biro perjalanan PT Makassar Toraja atau Maktour disebut menikmati keuntungan tidak sah hingga Rp27,8 miliar sepanjang 2024.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan angka tersebut berasal dari hasil audit kerugian negara.

“PT Makassar Toraja atau Maktour memperoleh keuntungan tidak sah pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp27,8 miliar,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dugaan Aliran Uang ke Pejabat Kemenag

KPK menduga keuntungan tersebut tidak berdiri sendiri. Ada dugaan aliran dana yang melibatkan pejabat di lingkungan Kementerian Agama.

Direktur Operasional Maktour, Ismail Adham, disebut memberikan uang sekitar 35.000 dolar AS dan 16.000 riyal Arab Saudi kepada sejumlah pejabat.

Nama Yaqut Cholil Qoumas ikut terseret, bersama staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Hilman Latief yang saat itu menjabat Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Skema ini diduga menjadi pintu masuk bagi praktik manipulasi kuota haji yang selama ini rawan disusupi kepentingan bisnis.

Kerugian Negara Tembus Rp622 Miliar

Kasus ini mulai disidik sejak Agustus 2025. Dalam perkembangannya, KPK menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Menteri Agama.

Audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp622 miliar—angka yang memperlihatkan skala besar dugaan korupsi tersebut.

Meski demikian, pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur belum ditetapkan sebagai tersangka, meski sempat dicegah bepergian ke luar negeri.

Penahanan dan Proses Hukum Berjalan

KPK telah menahan Yaqut Cholil Qoumas pada 12 Maret 2026, disusul Gus Alex pada 17 Maret 2026.

Langkah ini menandai keseriusan penegak hukum dalam membongkar jaringan yang diduga bermain dalam pengaturan kuota haji.

Namun, kasus ini masih jauh dari kata selesai. Penyidik terus menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Baca Juga:

Tak Ada Ampun! Pelanggar Alih Fungsi Sawah Bakal Kena Denda 3 Kali Lipat

Polemik Tahanan Rumah Yaqut, KPK Tegaskan Keputusan Sudah Lewat Rapat Lembaga

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi tata kelola ibadah haji di Indonesia. Di tengah tingginya minat masyarakat, kuota haji justru diduga menjadi ladang praktik rente.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

2

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

3

Gus Farkhan Gantikan Gus Miftah
Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – KH. Ahmad Nasiruddin Arif, Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah,...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...