Tak Ada Ampun! Pelanggar Alih Fungsi Sawah Bakal Kena Denda 3 Kali Lipat

Alat Pemantau Cuaca. alih fungsi sawah
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Langkah keras mulai disiapkan pemerintah untuk menahan laju alih fungsi lahan sawah yang kian masif. Zulkifli Hasan menegaskan, aturan turunan berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tengah difinalisasi, termasuk skema sanksi denda bagi pelaku usaha.

Pemerintah tak lagi sekadar mengimbau. Kali ini, pendekatannya lebih tegas mengunci ruang gerak perusahaan yang selama ini leluasa mengonversi lahan produktif menjadi kawasan nonpertanian.

“RPP teknisnya nanti untuk denda lagi dirumuskan,” kata Zulhas dalam rapat koordinasi di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ganti Lahan Bisa Tiga Kali Lipat

Tak hanya soal denda, pemerintah juga menyiapkan kewajiban penggantian lahan. Bahkan, luas lahan pengganti bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari lahan sawah yang dialihfungsikan.

Skema ini menjadi sinyal kuat bahwa negara ingin menjaga keseimbangan produksi pangan di tengah tekanan pembangunan.

“Kalau sawah produktif dipakai, bisa saja wajib diganti tiga kali lipat. Ini sedang dirumuskan,” tegasnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi rem bagi ekspansi sektor industri dan properti yang selama ini kerap mengorbankan lahan pertanian.

Lahan Sawah Dilindungi Terus Diperluas

Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Hingga kini, luasnya telah mencapai 3,8 juta hektare di delapan provinsi.

Menjelang akhir Maret 2026, angka itu bertambah signifikan. Tambahan 2,7 juta hektare ditetapkan di 12 provinsi baru, termasuk wilayah Sumatera hingga Kalimantan dan Sulawesi.

Targetnya, seluruh provinsi akan masuk dalam skema perlindungan ini paling lambat Juni 2026.

“Sisanya 17 provinsi akan kita selesaikan di kuartal II,” ujar Zulhas.

Baca Juga:

Kronologi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel

Pemerintah Rumuskan RPP Sanksi untuk Sawah yang Beralih Fungsi

Ancaman Nyata: 600 Ribu Hektare Sawah Hilang

Langkah agresif ini bukan tanpa alasan. Data pemerintah menunjukkan sekitar 600 ribu hektare lahan sawah telah hilang dalam kurun 2010 hingga 2019 akibat alih fungsi.

Angka ini menjadi alarm serius bagi ketahanan pangan nasional. Jika tidak dikendalikan, Indonesia berisiko menghadapi krisis produksi di masa depan.

Dengan kombinasi sanksi finansial, kewajiban penggantian lahan, serta perluasan LSD, pemerintah mencoba mengubah permainan—dari sekadar regulasi administratif menjadi kontrol ketat berbasis risiko.

Kebijakan ini kini menjadi ujian: apakah negara benar-benar mampu menahan laju konversi lahan, atau kembali kalah oleh tekanan ekonomi dan investasi.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City