PBNU Bantah Terima Aliran Dana dari Korupsi Kuota Haji

korupsi kuota haji-3
(tangkapan layar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membantah adanya aliran dana dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024 ke organisasi tersebut.

Bantahan itu disampaikan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sedang menelusuri kemungkinan masuknya dana ke ormas keagamaan terbesar di Indonesia.

Ketua Bidang Keagamaan PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung kepada bendahara. Hasilnya, tidak ditemukan adanya aliran dana terkait kasus tersebut.

“Saya sudah melakukan kroscek ke bendahara beberapa hari ini, kita clear tidak ada itu (aliran dana korupsi kuota haji). Tapi kalau yang dimaksud itu oknum, ya saya minta sebut saja oknumnya,” ujar Fahrur Rozi dikutip pada Minggu (14/9/2025).

Ia mengingatkan publik agar tidak menggeneralisasi isu dugaan korupsi terhadap lembaga secara keseluruhan.

“Namanya oknum itu di semua tempat mungkin bisa terjadi, dan itu tidak bisa disebut mewakili sebuah lembaga,” tegasnya.

Sementara itu, A’wan PBNU Abdul Muhaimin mendesak KPK segera mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

Menurutnya, penetapan tersangka penting agar tidak menimbulkan keresahan di internal NU maupun di kalangan masyarakat.

“Segera umumkan tersangkanya supaya tidak ada kesan KPK memainkan tempo yang membuat resah internal NU, khususnya warga,” kata Abdul.

Ia menilai keterlambatan pengumuman tersangka berpotensi merusak reputasi PBNU secara kelembagaan.

“Padahal, dugaan pelaku korupsi haji adalah oknum-oknum PBNU yang menyalahgunakan kebesaran NU untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya.

Meski demikian, Abdul menegaskan bahwa para kiai NU tetap mendukung KPK untuk menuntaskan kasus ini.

Baca Juga:

Siap-siap! Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji Bakal Segera Dipanggil KPK

KPK Sebut Korupsi Kuota Haji Khusus Tidak Hanya Terjadi Pada Tahun 2024

“Telusuri aliran dana dan periksa petinggi PBNU, itu tugas KPK. Kami mendukung dan patuh pada penegakan hukum,” tuturnya.

Sebelumnya, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan pihaknya sedang melakukan pelacakan aliran dana atau follow the money kasus korupsi kuota haji yang melibatkan Kementerian Agama.

Penelusuran itu, kata dia, turut menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Karena permasalahan kuota haji ini terkait penyelenggaraan ibadah, tentu melibatkan organisasi keagamaan. Tapi itu bukan berarti KPK mendiskreditkan salah satu ormas,” ujar Asep.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan kerugian negara.

“Kami wajib melakukan asset recovery agar uang negara yang diambil secara paksa bisa dikembalikan,” katanya.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City