JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Setelah sempat diragukan karena masalah berat badan, Islam Makhachev kini tampak siap menjalani debutnya di kelas welter. Mantan juara lightweight UFC itu telah resmi melepaskan sabuknya awal tahun ini demi menantang Jack Della Maddalena dalam laga utama UFC 322, yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2025.
Menurut laporan dari tim pelatihnya, proses adaptasi Makhachev ke berat badan baru berjalan mulus tanpa gangguan berarti. Mereka memastikan semua tahap persiapan dari pola makan, kekuatan fisik, hingga sparring sesuai dengan progres yang direncanakan.
Islam Makhachev Tak Anggap Remeh Jack Della Maddalena
Meski datang sebagai petarung unggulan dan mantan raja kelas ringan, Makhachev tidak menganggap remeh Della Maddalena. Timnya menyadari bahwa sang juara asal Australia itu memiliki kemampuan striking dan insting agresif yang sulit ditebak.
Namun, Jack Della Maddalena tetap dianggap sebagai kuda hitam dalam pertarungan ini. Ia baru saja merebut sabuk juara welterweight secara mengejutkan dari Belal Muhammad, yang mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan fatal dengan memilih bertukar pukulan di area stand-up melawan Maddalena.
Tantangan Berat bagi Makhachev
Pertarungan ini menjadi ujian sejati bagi Makhachev, yang selama ini mendominasi kelas ringan dengan teknik gulat dan kontrol ground yang luar biasa. Kini ia harus berhadapan dengan lawan yang lebih besar secara natural, memiliki daya tahan tinggi, dan mematikan dalam kombinasi serangan.
Dalam wawancara dengan ESPN, Makhachev sempat menilai bahwa ukuran tubuh Della Maddalena bukan ancaman besar baginya.
“Dia bukan petarung dengan kekuatan luar biasa. Belal punya power, Kamaru Usman juga. Tapi Jack tidak lebih kuat dari saya,” ujar Makhachev.
Komentar tersebut menunjukkan keyakinan penuh, namun juga bisa menjadi sinyal bahaya jika ia terlalu meremehkan kekuatan pukulan lawannya.
Baca Juga:
Islam Makhachev Jadi Headliner UFC 322, Fans Nantikan Laga Petarung dengan 8 Kemenangan Beruntun!
Rodtang Ditantang Nong-O Hama di ONE 173 Tokyo: Saya Ingin Menguji Dagu Bajanya!
Statistik dan Risiko
Jack Della Maddalena memang bukan tipikal one-punch knockout artist, namun dari 20 kemenangan profesionalnya, 12 berakhir dengan KO/TKO. Efektivitas kombinasi pukulan cepat dan tajam membuatnya berbahaya bagi siapa pun yang mencoba bertukar serangan di jarak menengah.
Sementara itu, Makhachev sendiri bukan tanpa celah. Ia pernah kalah dengan KO di awal kariernya dan tercatat menerima 144 significant strikes dalam dua laga besar melawan Dustin Poirier dan Alexander Volkanovski, dua petarung yang sempat membuatnya goyah meski akhirnya menang.
Pertarungan ini akan berjalan menarik karena mempertemukan dominasi grappler kelas dunia dengan striker kombinasi cepat asal Australia. Jika Makhachev berhasil membawa laga ke bawah, peluang kemenangan sangat besar. Namun bila Della Maddalena mampu menjaga jarak dan memanfaatkan momentum di striking, peluang upset terbuka lebar.
(Dist)











