JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Atmosfer pertarungan utama UFC 322 semakin panas antara sang juara bertahan kelas welter, Jack Della Maddalena, yang akan menghadapi tantangan berat dari Islam Makhachev di Madison Square Garden, New York pada Sabtu (15/11/2025) waktu setempat.
Menjelang duel, muncul kabar bahwa Islam Makhachev kini bukan sekadar penerus Khabib Nurmagomedov, melainkan terlahir menjadi versi yang lebih matang dan berbahaya.
Khabib Nurmagomedov Dampingi Langsung Islam di New York
Legenda UFC asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov, terlihat mendampingi langsung Islam Makhachev selama persiapan di New York. Ia membantu menyusun strategi dan simulasi sparring jelang pertarungan besar melawan Della Maddalena.
Pertarungan ini menjadi langkah penting bagi Islam yang berambisi untuk mencetak sejarah sebagai juara dua divisi. Petarung berusia 33 tahun itu bertekad membuktikan dominasi di kelas welter setelah menanggalkan sabuk lightweight awal tahun ini.
Banyak pengamat menilai jika Makhachev sukses merebut sabuk, pencapaiannya akan melampaui sang mentor, Khabib.
Della Maddalena Akui Islam Nurmagomedov Lebih Lengkap dari Khabib
Dalam wawancara dengan mantan juara UFC, Israel Adesanya di podcast Young Man Ramble, Della Maddalena mengakui bahwa Makhachev adalah evolusi dari gaya bertarung Khabib.
Ia mengatakan, bahwa Makhachev tampil lebih bersih dan efisien saat bertukar pukulan.
“Dia sudah berkembang jauh, terutama di striking. Gerakannya lebih rapi dan punya lebih banyak senjata. Tidak seagresif Khabib, tapi lebih tenang dan efektif,” kata Della Maddalen, dikutip Jumat (7/11/2025).
Petarung asal Australia itu menambahkan, naiknya Makhachev ke kelas welter justru membuatnya semakin berbahaya karena tidak lagi terbebani pemotongan berat badan ekstrem.
“Saya rasa dia akan tampil dalam kondisi terbaiknya,” ujarnya.
Baca juga:
Jack Della Maddalena Janji Beri Kejutan Menyakitkan untuk Islam Makhachev di UFC 322
Ambisi Muhammad Mokaev Incar Gelar Brave FC, Demi Tiket Pulang ke UFC!
Pelatih AKA: Islam Lebih Kuat dari Semua Lightweight
Komentar serupa datang dari pelatih kepala American Kickboxing Academy (AKA), Javier Mendez, yang pernah menangani Khabib dan kini melatih Makhachev.
Menurut Mendez, Makhachev memiliki kekuatan fisik yang luar biasa, bahkan melebihi seluruh lightweight yang pernah dilatihnya.
“Islam adalah petarung paling kuat yang pernah saya latih di kelas ringan. Tidak ada yang mendekati level kekuatannya,” ujar Mendez kepada Submission Radio.
“Kekuatan dan teknik grappling-nya memberi dia peluang besar menghadapi petarung yang lebih besar di kelas welter.”
Laga Penentu Dua Dunia Antara Striker vs Grappler Modern
Duel Della Maddalena kontra Makhachev diyakini bakal menjadi salah satu pertarungan paling menarik tahun ini.
Keduanya mewakili dua dunia berbeda: Della Maddalena dengan gaya striker presisi, sementara Makhachev adalah representasi grappler modern yang kini juga piawai dalam striking.
Meski banyak prediksi menyebut Makhachev akan unggul di permainan bawah, juara asal Australia yakin bisa mengejutkan lewat pertahanan dan timing yang tajam.
“Dalam pikirannya, dia pasti ingin membawa saya ke bawah. Tapi saya sudah menyiapkan kejutan,” kata Della Maddalena kepada Fox Sports Australia.
(Dist)











