JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Juara dunia kelas welter UFC, Jack Della Maddalena, berjanji menghadirkan pertunjukan spektakuler di pertarungan melawan Islam Makhachev dalam laga utama UFC 322 di Madison Square Garden, New York, akhir pekan depan.
Seperti diketahui, petarung asal Australia itu akan mempertahankan sabuk juaranya untuk pertama kali sejak menumbangkan Belal Muhammad pada Mei lalu. Kini, Della Maddalena berkesempatan menutup mulut para pengkritik sekaligus mengakhiri rekor kemenangan beruntun terpanjang yang saat ini dipegang oleh Makhachev.
Ujian Berat di Madison Square Garden
Della Maddalena menyadari pertarungan ini menjadi ujian terbesar dalam kariernya. Ia menghadapi mantan juara kelas ringan yang dikenal memiliki kemampuan gulat terbaik di dunia MMA. Namun, keyakinannya tak tergoyahkan.
Dalam sesi UFC Countdown, Della Maddalena mengungkapkan ia sudah menyiapkan skenario ideal untuk laga nanti yang ia sebut sebagai “dream finish”.
“Saya melihat pertarungan ini akan berjalan mirip dengan saat menghadapi Belal (Muhammad). Islam (Makhachev) akan mencoba banyak takedown,” ujar Della Maddalena, melansir Bloody Elbow, Minggu (8/11/2025).
“Tapi saya yakin bisa bangkit setiap kali dijatuhkan, melukai dia di atas kaki, membuatnya kehilangan fokus, dan akhirnya mematahkannya. Mimpi saya adalah menyelesaikan pertarungan ini dengan KO di Madison Square Garden dan membuat seluruh arena bergemuruh,” tambahnya.
Islam Makhachev Datang dengan Percaya Diri Tinggi
Di sisi lain, Islam Makhachev datang ke New York membawa kepercayaan diri besar. Setelah sukses mengalahkan Alexander Volkanovski, Bobby Green, dan Dustin Poirier, Makhachev membuktikan dirinya bukan hanya pegulat elite, tapi juga pemukul berbahaya.
Meski kembali bekerja sama dengan Khabib Nurmagomedov sebagai pelatih utama, Makhachev menegaskan dirinya tak lagi bergantung hanya pada kemampuan gulat.
“Saya bisa bertarung di mana saja — di atas atau di bawah,” ujar Makhachev dalam sesi wawancara di New York. “Pada 15 November, saya akan menunjukkan siapa petarung terbaik di dunia.”
Makhachev juga menyebut bahwa adaptasinya ke kelas welter berjalan sempurna. Ia merasa lebih kuat secara fisik tanpa kehilangan kecepatan khas petarung ringan.
Baca Juga:
Adesanya Nilai Islam Makhachev Tak Akan Bertahan Lama Ladeni Jack Della Maddalena di UFC 322
Islam Makhachev Digadang Bakal Menang Hanya Satu Ronde Lawan Jack Della Maddalena di UFC 322
Pertarungan Dua Dunia: Striker vs Grappler
Laga Della Maddalena kontra Makhachev dianggap sebagai pertemuan dua dunia antara striker melawan grappler. Della dikenal dengan gaya tinju presisi dan daya tahan tinggi, sementara Makhachev membawa teknik gulat canggih ala Dagestan.
Namun, analis UFC menilai duel ini tak sesederhana itu. Della kini bekerja dengan pelatih BJJ kelas dunia Craig Jones, meningkatkan kemampuan grappling-nya secara signifikan. Hal ini membuat duel mereka lebih sulit diprediksi.
“Jack bukan hanya petinju. Ia sudah berkembang jadi petarung komplet,” ujar analis UFC, Daniel Cormier. “Jika dia bisa menahan takedown Makhachev, kemungkinan besar pertarungan akan berlangsung di area yang ia kuasai — striking.”
Pertarungan antara Della Maddalena dan Makhachev akan menjadi laga utama UFC 322 di Madison Square Garden, New York, pada 15 November 2025 waktu setempat (16 November WIB).
Bagi Della, kemenangan di MSG bukan hanya soal mempertahankan sabuk, tetapi juga menegaskan dirinya sebagai salah satu bintang besar baru UFC dari Australia. Sementara bagi Makhachev, kemenangan akan menobatkannya sebagai juara dua divisi UFC, sesuatu yang bahkan belum pernah diraih mentornya, Khabib Nurmagomedov.
(Dist)










